Dua Hercules Siap Angkut Mahasiswa Papua Kembali ke Kampus

Nasional

Kamis, 12 September 2019 | 05:49 WIB

190912055134-dua-h.jpg

KOMANDAN Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf. J Binsar P Sianipar mengatakan, sebanyak dua pesawat Hercules disiapkan oleh Mabes TNI untuk membantu mengangkut atau memfasilitasi mahasiswa Papua yang akan kembali ke tempat kuliahnya di sejumlah daerah di Indonesia.

"Sebanyak dua pesawat Hercules yang disiapkan oleh Mabes TNI untuk memfasilitasi mahasiswa Papua untuk kembali ke daerah kuliahnya masing-masing," katanya di Kota Jayapura, Papua, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, kedua pesawat tersebut sedang stand by di Bandar Udara Frans Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, menunggu kesiapan para mahasiswa untuk kembali ke daerah tempat kuliahnya.

"Sementara kita siapkan dua unit Hercules yang kini stand by di Biak Numfor dan kapan saja bisa dioperasionalkan tergantung kesiapan mahasiswa, misalnya mau menuju ke wilayah Makasar, Manado dan sebagainya," katanya.

Jika kedua pesawat itu kurang, kata dia, maka sesuai dengan arahan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring akan segera disampaikan ke Mabes TNI untuk menambah armada pesawat.

"Dengan harapan bisa membantu adik-adik mahasiswa menuju ke daerah kuliahnya. Karena yang saya dengar pada Oktober ini biasanya sudah memasuki ujian semester, kan sayang jika hal ini ditinggalkan," katanya.

Berkaitan dengan itu, kata dia, Korem 172/PWY tengah melakukan pendataan jumlah pasti mahasiswa Papua yang sudah terlanjur pulang ke Jayapura.

"Soal jadwal pengembalian tergantung kesiapan dari mahasiswa, apabila besok mahasiswa sudah siap dan sudah kita data, kita akan lakukan upaya pemulangan ke tempat kuliah pada kesempatan pertama," katanya.

"Kami sudah siap dan sedang berkomunaksi dengan seluruh asrama mahasiswa yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura Semoga ada upaya bantuan dari pemerinah kabupaten/kota untuk mediasi dan berikan pemahaman bahwa kuliah itu penting untuk masa depan," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA