Bank Indonesia Luncurkan Standar Quick Response

Nasional

Senin, 19 Agustus 2019 | 19:32 WIB

190819193000-bank-.jpg

BANK Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk Pembayaran Indonesia yang disebut dengan QRIS UNGGUL. UNGGUL yang berarti Universal, GampanG, Untung dan Langsung.

Dengan 1 QR code pembayaran standard nasional dapat digunakan oleh beberapa aplikasi pembayaran seperti Gopay, OVO, Link Aja!, Dana dan PJSP yang telah berizin di Bank Indonesia.

Sistem pembayaran digital hasil kolaborasi Bank Indonesia (BI) dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) ini memungkinkan pembayaran nontunai jadi lebih aman dan efisien, kata Kepala Tim Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya Achmad P Subarkah, Senin (19/8/2019).

Dikatakannya, QRIS ini UNGGUL, UNiversal, GampanG, Untung, Langsung. Semua bisa merasakan mudahnya transaksi hanya dengan tapping yang dibutuhkan hanya telepon pintar

Meski begitu, lanjut Achmad, tentu penerapan sistem ini tidak sepenuhnya bisa langsung berjalan lancar. Butuh masa transisi baik dari Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) untuk mempersiapkan layanan maupun dari masyarakat untuk terbiasa menggunakan model transaksi nontunai.

"Beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam pengaplikasian QRIS diantaranya proses edukasi ke masyarakat tentang sistem itu sendiri. Bagaimana QRIS bisa disosialisasikan sehingga bisa diterima dengan baik," katanya.

Makanya ke depan, QRIS akan menjadi sistem yang menguntungkan jika persiapan penerapannya maksimal, mulai dari infrastruktur teknologi hingga pengetahuan masyarakat mengenai QRIS sendiri. Dengan begitu, Indonesia bisa jadi selangkah lebih modern dalam konteks keuangan digital.

Hadirnya QR Code Indonesia Standard ini merupakan bagian transformasi digital di Sistem Pembayaran Indonesia dalam membantu percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan digital.

Untuk tahap awal QRIS fokus pada penerapan QR Code payment model Merchant Presented Mode (MPM). Dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli. Kedepannya, Customer Presented Mode (CPM), alias pelanggannya yang menunjukkan kode QR ke merchant.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA