Program PKKMB UNS Dilarang Ada Tindakan Pembodohan, Kekerasan dan Pelanggaran HAM

Nasional

Senin, 12 Agustus 2019 | 20:27 WIB

190812202753-progr.jpg

Tok Suwarto

Wakil Rektor III UNS, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo, didampingi Wakil Rektor I bidang akademik, Prof. Dr. Ahmad Yunus, menjelaskan aturan ketat program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru UNS tahun 2019

PROGRAM orientasi studi pengenalan kampus atau "Ospek" bagi mahasiswa baru yang di masa lalu menimbulkan banyak masalah, di Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 2019 ini diganti dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan aturan ketat.

Panitia mewajibkan seluruh sivitas akademika agar mengikuti peraturan dan dilarang mengadakan tindakan pembodohan, kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), serta tindakan-tindakan yang menyimpang dari norma etika dan tradisi akademik.

”Kegiatan dan materi PKKMB sepenuhnya bersifat akademik dan jadwal PKKMB setiap hari sangat padat, mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dipadatkan selama 6 hari mulai Selasa (13/8/2019) sampai Minggu (18/8/2019) dan tidak ada kegiatan tambahan di fakultas” ujar Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo kepada wartawan di kantor pusat UNS gedung "Dr. Prakosa", Senin (12/8/2019).

Menurut Prof. Kuncoro, kegiatan PKKMB hari pertama fokus pada kuliah umum pembinaan kebangsaan dari para tokoh nasional, seperti Menhan Ryamizard Ryacudu, Kepala BNPT, Gubernur Lemhannas dan Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti, dan lain-lain dengan topik bela negara untuk menangkal radikalisme. Selain itu, UNS juga mengundang Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar PhD, Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa, Mensesneg, Menteri Perikanan dan Kelautan, serta Ketua PBNU untuk memberikan kuliah umum.

PKKMB tahun akademik 2019/2020 ini, sambung Prof. Kuncoro, diikuti mahasiswa baru UNS program sarjana dan program diploma yang dijaring melalui 3 jalur, yaitu SNMPTN, SBMPTN dan jalur seleksi mandiri. Jumlah mahasiswa baru peserta PKKMB 2019 sebanyak 8.615 orang, terdiri dari program sarjana sebanyak 6.743 orang dan program diploma sebanyak 1.872 orang.

Selain kuliah umum dari para tokoh nasional, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74, seusai mengikuti upacara 17 Agustus 2019 para mahasiswa baru UNS akan mendapatkan kuliah umum dari Diaspora Indonesia dan motivasi ESQ. Kegiatan hari terakhir Minggu (18/8/2019), PKKMB ditutup Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, dengan pagelaran "Student Vaganza" dan flashmop Merah Putih.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA