Ratusan Warga Antre di Planetarium Jakarta untuk Saksikan Gerhana Bulan

Nasional

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:25 WIB

190716222705-ratus.jpg

MASYARAKAT antre mendaftar untuk menonton gerhana bulan di Plaza Teater Planetarium dan Observatorium Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019) malam.

Antrean yang didominasi kalangan anak muda sudah terlihat sejak pukul 20.30 WIB di pelataran Planetarium karena pendaftaran baru dibuka pukul 21.00 WIB.

Begitu pendaftaran dibuka pukul 21.00 WIB lewat sedikit, antrean pengunjung berangsur berkurang, namun masih ada satu dua orang yang berdatangan mendaftar.

Teropong-teropong juga sudah disiapkan untuk menyaksikan gerhana bulan sebagian yang akan diawali pengamatan Jupiter dan Saturnus.

Salah satu pengunjung, Winda (18) asal Cikarang datang bersama kawan-kawannya untuk meneropong gerhana bulan dan planet-planet.

"Tadi lihat Saturnus sama Jupiter. Indah banget, baru kali ini lihat planet pakai teropong," kata gadis yang baru lulus sekolah itu.

Rencananya, dia bersama dua kawannya akan menunggu hingga gerhana bulan sebagian meski baru bisa disaksikannya dini hari.

"Tadi berangkat dari Cikarang habis Maghrib naik kereta. Mulai antre jam sembilan kurang 15 menit (20.45 WIB)," katanya diamini Putri (18), rekannya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Pelaksana Teknik Pertunjukan dan Publikasi Planetarium dan Observatorium Jakarta, Eko Wahyu Wibowo mempersilakan masyarakat yang ingin melakukan peneropongan gerhana bulan.

"Bagi masyarakat yang ingin melihat peneropongan gerhana bulan sebagian secara langsung, bisa mengunjungi Cikini mulai pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB. Gratis dan terbuka untuk umum," katanya.

Menurut Eko, awal gerhana bulan sebagian diperkirakan dimulai pukul 01.43 WIB. Selain pengamatan terhadap gerhana bulan sebagian, Jupiter, dan Saturnus, pihaknya juga akan mengadakan permainan bagi anak-anak bertemakan astronomi.

"Kami persilakan para orang tua untuk mengajak serta anak-anaknya karena akan ada permainan dan workshop mengenai astronomi yang menarik," katanya.

Selain melalui teropong, kata dia, masyarakat dapat mengikuti secara langsung proses gerhana bulan sebagian melalui live streaming (siaran langsung) dari Plaza Teater Planetarium dan Observatorium Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, dini hari nanti.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA