Dishub Solo Ciptakan Aplikasi Game "Teman Bagas" untuk Anak anak

Nasional

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:05 WIB

190716210745-dishu.jpg

Tok Suwarto

Kabid Lalu Lintas Dishub Pemkot Solo, Ari Wibowo, menjelaskan aplikasi game "Teman Bagas"

DINAS Perhubungan (Dishub) Pemkot Solo menciptakan inovasi berupa aplikasi game bernama "Teman Bagas", yang bermuatan edukasi bagi anak-anak untuk sosialisasi keselamatan di jalan. Aplikasi game yang namanya merupakan akronim dari "Tertib, Aman, Berbudaya dan Bergaya untuk Selamat", diciptakan untuk melawan gempuran game online yang dikhawatirkan merusak karakter anak. 
"Latar belakang diciptakannya aplikasi game Teman Bagas,  di antaranya karena kurangnya media sosialisasi keselamatan jalan bagi usia anak-anak. Di sisi lain, ada gempuran game online ke anak-anak, seperti PUBG, free fire, mobile legend dan lain-lain, yang bisa merusak karakter anak," kata Ari Wibowo, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Pemkot Solo, kepada wartawan, Selasa (16/7/2019). 
Dia mengungkapkan, media sosialisasi keselamatan di jalan tersebut berupa aplikasi game, tujuannya untuk memberikan media baru yang kreatif dan menarik dalam sosialisasi keselamatan jalan. Sasaran game khusus tersebut adalah anak-anak agar dapat menjauhkan anak-anak dari game yang bukan untuk konsumsi mereka dan bersifat adiktif atau kecanduan. 
Ari Wibowo memaparkan, game "Teman Bagas" antara lain berbentuk city wide kota dengan tampilan gedung, jalan kota, trotroar, prasarana lalu lintas dan kendaraan di jalan raya. Para gamer berperan sebagai tokoh Bagas yang bermain dalam 4 level bertahap sampai akhir, yaitu level  pejalan kaki, level naik bus Batik Solo Trans, level diboncengkan sepeda motor dan level duduk di samping pengemudi mobil. 
"Dalam melakukan perjalanan ada tantangan-tantangan mencari bendera, di mana setiap bendera ada pertanyaan dan bila jawaban Gamer benar akan mendapatkan poin. Dalam mencari bendera selama perjalanan juga ada reward and punishmen berupa koin. Bila mengikuti aturan maka mendapat tambah poin 10 dan bila melanggar aturan lalu lintas poin dikurangi poin 10," tutur Ari Wibowo. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA