Calon Mahasiswa UNS Incar 3 Prodi Paling Favorit

Nasional

Rabu, 12 Juni 2019 | 14:28 WIB

190612142909-calon.jpg

PARA calon mahasiswa yang mendaftar ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, sebagian besar mengincar tiga fakultas yang paling banyak peminatnya. Ketiganya yaitu Fakultas Kedokteran program studi (Prodi) pendidikan dokter, Fakultas Ekonomi Prodi manajemen  dan Fakultas Teknik Prodi informatika.

Bahkan, Prodi Pendidikan Dokter UNS menjadi Prodi favorit dengan jumlah pendaftar paling tinggi dan tingkat persaingan paling ketat.

Wakil Rektor (WR) I UNS, Prof. Dr. Ahmad Yunus, mengungkapkan kepada wartawan, Rabu (12/6/2019), dalam beberapa tahun terakhir ketiga Prodi tersebut paling banyak peminatnya sehingga tingkat persaingannya sangat ketat. Dia menyebut contoh Fakultas Kedokteran yang pada 2018 lalu jumlah peminatnya lebih dari 5.000 pendaftar.

"Padahal daya tampung yang tersedia di Fakultas Kedokteran hanya 110 orang. Banyaknya jumlah pendaftar tersebut menjadikan tingkat persaingan sangat ketat," katanya.  

Yunus yang didampingi Deputy Rektor, Dr. Nuryani memperkirakan, keketatan tingkat persaingan di tiga fakultas tersebut tidak akan bergeser jauh dari tahun sebelumnya. Sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang digelar Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mensyaratkan pendaftaran menggunakan nilai hasil UTBK tidak akan banyak pengaruhnya.

Sistem UTBK pada 2019 ini  baru pertama diterapkan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Proses seleksi peserta dalam masa transisi ini  sementara merujuk data seleksi tahun lalu, di samping menggunakan analisis yang diterbitkan LTMPT.

Pada tahun akademik 2019, UNS menyediakan 3.361 kursi atau 40 persen dari kuota mahasiswa baru untuk diperebutkan lewat jalur SBMPTN. Wakil Rektor I UNS itu belum dapat memastikan jumlah pendaftar SBMPTN yang memilih masuk UNS, karena sampai Selasa (10/6/2019) belum mendapat akses ke LTMPT.

Dia menambahkan, program studi di FKIP yang tahun-tahun sebelumnya juga banyak peminat masih akan tetap menjadi pilihan alternatif. Alasannya, profesi guru masih berpeluang mendapat porsi  besar dalam formasi CPNS.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA