Pemkot Solo Gratiskan Semua Jenis Layanan Kesehatan di Puskesmas

Nasional

Senin, 20 Mei 2019 | 18:53 WIB

190520185449-pemko.jpg

Tok Suwarto

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Solo mengeluarkan aturan baru tentang pelayanan kesehatan di Puskesmas, yaitu membebaskan pungutan biaya terhadap seluruh jenis layanan bagi warga Kota Solo. Aturan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 27 Tahun 2019 tentang program pembebasan biaya pelayanan kesehatan yang diterbitkan tepat pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2019, Senin (20/5/2019).

Terbitnya Perwal Nomor 27 tahun 2019 yang ditandatangani Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tersebut, untuk menggantikan Perwali Nomor 16 Tahun 2017 tentang layanan Puskesmas di Kota Solo yang berlaku selama ini. Dalam bab III pasal 4 Perwali yang baru disebutkan, segala bentuk pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tidak dipungut biaya, meliputi biaya pelayanan rawat jalan, rawat inap dan penunjang bagi penduduk Kota Solo yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Pembebasan biaya pelayanan kesehatan lainnya yang digratiskan adalah, layanan kesehatan program pemerintah di Puskesmas, biaya pelayanan kesehatan jika terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), serta pembebasan biaya pelayanan laboratorium di Puskesmas dan di UPT Laboratorium.

"Pembebasan biaya layanan Puskesmas bagi semua penduduk Kota Solo dan PNS itu tidak hanya untuk berobat, tapi juga layanan pemeriksaan laboratorium dan sebagainya. Syaratnya warga yang dilayani di Puskesmas hanya yang membawa KTP dan berdomisili di Kota Solo. Kalau yang orangnya KTP Solo tapi berdomisili di luar Kota Solo ya jangan,dilayani,” katanya kepada wartawan.

Wali Kota menegaskan, pelayanan rawat jalan, rawat inap dan penunjang di Puskesmas gratis hanya berlaku bagi penduduk Kota Solo yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau fotokopi akta kelahiran atau Kartu Identitas Anak (KIA) bagi yang belum wajib KTP. Selain itu layanan gratis juga berlaku bagi warga Kota Solo yang belum memiliki jaminan kesehatan. Sedangkan ketentuan domisili di Kota Solo, harus dibuktikan dengan melampirkan fotokopi surat keterangan domisili dari Kelurahan.

Rudyatmo berharap, setelah diterbitkan Perwali yang mengatur ketentuan layanan gratis, seluruh Puskesmas di Kota Solo dapat memberikan layanan maksimal kepada warga Kota Solo yang berhak. Dia menegaskan, diterbitkannya Perwali tentang pembebasan biaya layanan kesehatan di Puskesmas, didasarkan pada azas kemanusiaan, azas manfaat dan azas keadilan bagi seluruh masyarakat.

“Setelah terbitnya Perwali ini, harus tidak ada lagi perbedaan pelayanan di Puskesmas. Standar layanan semua Puskesmas harus sama, tidak boleh lagi ada istilah Puskesmas satu dan Puskesmas lain berbeda dalam memberikan layanan,” tandasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR