Dua Kali Batal Tender, Target Perbaikan Jalan Banyuasin-Jambi Molor

Nasional

Minggu, 12 Mei 2019 | 08:42 WIB

190512085105-dua-k.jpg

@agustinaade

Jalan rusak

PERBAIKAN jalan di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, hingga ke perbatasan Provinsi Jambi sudah dilakukan sejak pekan lalu untuk menyediakan infrastruktur yang layak dalam menyambut arus mudik Lebaran 2019.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Palembang, Sabtu (11/5/2019) mengatakan, Jalan Lintas Timur di Sumatera tepatnya Palembang-Jambi menjadi target utama karena mengalami kerusakan parah sejak beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Patok Bunga Tinggi, Dua Perusahaan Fintech Ini Akan Dicoret OJK

Bahkan, lanjut Menteri, diketahui banyak mobil dan truk terguling sehingga membuat kemacetan.

Basuki mengatakan timnya sudah memantau langsung ke jalan jurusan Sungai Lilin dan Bayung Lencir, Musi Banyuasin.

“Jalan Palembang batas Jambi, di Musi Banyuasin minggu lalu ini sudah mulai dikerjakan. Karena dua kali tender batal, saya sudah kirim Dirjen Bina Marga untuk mengecek,” kata Basuki setelah memantau Tol Pematang Panggang-Kayu Agung, Sumsel.

Baca Juga: Kesal Tidak Kunjung Dibayar, Pengusaha Bongkar Pintu Klinik Jiwa Garut

Ia mengatakan lantaran batalnya tender tersebut telah membuat target selesai pengerjaan menjadi molor. Seharusnya jalan di Musi Banyuasin itu sudah mulus pada awal Ramadhan untuk menyambut musim mudik lebaran.

“Batal ini karena ada yang tidak sesuai. Sekarang tender diulang lagi, sehingga pekerjaan pakai dana darurat dulu,” kata Basuki.

Selain mengurus ruas jalan Palembang-Jambi, Kementerian PUPR juga memperbaiki kerusakan jalan mulai dari Lampung hingga Palembang yang terbagi dalam 5 paket pengerjaan.

"Lima paket batal semua. Kalau ini ditabrak, takutnya jadi masalah. Kita mulai awal lagi, sekarang sedang tender," kata Basuki.

Meski dijumpai sejumlah kendala, Basuki menjamin bahwa sebelum lebaran semua ruas jalan di perbatasan Palembang-Jambi ini sudah selesai.

Jalan yang berlubang relatif kecil akan ditutup terlebih dahulu dengan aspal sembari menunggu proses tender rampung, kata dia.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR