Pengaruh Harga Tiket Pesawat, Penumpang Damri di Serang Turun 50 persen

Nasional

Selasa, 7 Mei 2019 | 12:30 WIB

190507123025-penga.JPG

PERUSAHAAN Umum (Perum) Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) Serang mengalami penurunan penumpang bandara hingga 50 persen akibat kebijakan harga tiket pesawat yang terlalu tinggi. Apalagi di Ramadan ini, dampaknya sangat besar terhadap angkutan bandara di Serang.

"Karena pengaruh harga tiket pesawat yang begitu mahal, itu juga cukup berpengaruh besar terhadap angkutan bandara Damri Serang. Dampaknya sangat terasa dan sangat besar bagi kami, karena Damri ini kan terbilang transportasi khusus untuk penumpang bandara," kata General Manger Perum Damri Serang, M Aris Sutanto, Selasa (7/5/2019).

Kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri, Aris menjelaskan, saat ini penumpang Damri ke bandara hanya berada di kisaran 650-700 penumpang per harinya. Angka tersebut jauh dari tahun sebelumnya, berdasarkan arsip yang dimilikinya, dalam satu hari bus Damri bisa mengangkut hingga seribu lebih penumpang.

Apalagi di awal Ramadan hingga menjelang lebaran, kenaikan jumlah penumpang bisa berkali lipat.

"Kalau dulu sebelum ada kenaikan tarif tiket, belum ada kebijakan untuk bagasi itu berada dikisaran seribu lebih. Jadi sangat jauh perbandingannya dengan saat ini. Dampaknya sangat terasa sekali kepada kami khususnya. Bahkan penurunannya dibandingkan dengan tahun lalu itu sekitar 50 persen, itu untuk di bandara saja," katanya.

Sedangkan untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) ia mengatakan, sampai hari ini belum ada tanda-tanda peningkatan penumpang yang signifikan. Jumlah penumpang masih seperti hari biasa.

"Rata-rata normal, stabil saja belum terlihat adanya kenaikan jumlah penumpang diawal puasa ini. Sama seperti yang saya sampaikan kemarin," ujarnya.

Aris juga mengatakan, tahun ini akan ada penambahan armada bus khusus jurusan Bandara Soekarno-Hatta sebanyak tiga unit bus besar. Namun, untuk realisasinya ia belum tahu pasti bus tersebut akan diberikan kepada Perum Damri Serang.

"Kalau di tahun ini rencananya kami juga akan ada pengadaan lagi tiga unit bus besar untuk angkutan bandara. Tapi semuanya kami kembalikan lagi ke pusat, misalnya untuk realisasinya kapan, itu ada di pusat. Jadi disini kami menunggu informasi dari pusat," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR