Korban Kapal Karam Dievakuasi ke Ambon

Nasional

Jumat, 15 Maret 2019 | 07:51 WIB

190315075840-korba.png

arrahmahnews.com

SELURUH penumpang dan kru KM Merisa berjumlah 14 orang yang tenggelam di perairan laut Banda pada Kamis (14/3/2019), telah dievakuasi ke Kota Ambon oleh regu penyelamat dari Kansar Ambon dengan mengunakan KN SAR 235 Abimanyu.

"KM Merisa merupakan sebuah kapal pesiar yang ditumpangi lima warga negara asing(wna) bertolak dari pelabuhan Tulehu, kecamatan Leihitu (pulau Ambon) menuju pulau Banda, kabupaten Maluku Tengah sejak Rabu, (13/3) sekitar pukul 19.00 WIT namun mengalami mati mesin di laut," kata Kepala kantor Basarnas Ambon, Muslimin di Ambon, Kamis (14/3/2019).

Baca Juga: Lima Peserta River Tubing di Magelang Ditemukan Meninggal Dunia

Lima WNA yang berada dalam KM Merisa adalah Jean Claude Phillipe, asal Belanda, Marinda Edison asal Phlipina, Mohammed Hasan asal Qatar, Edwin Josse Bisslik asal Qatar, dan Antoni Albet Aubrey dari Republic Of Seychelles.

Di atas kapal naas ini juga ada seorang pemandu wisata bernama Andi Nasir Hamadin dan delapan Anak Buah Kapal antara lain Sadi Rudin selaku nakhoda, Andi Dasri (mualim I), dan Fritwan Kekenusa (kepala kamar mesin).

Baca Juga: Tenggelam di Sungai Citanduy, Penambang Pasir Belum Ditemukan

Sedangkan Sulaiman Amir adalah masinis, Shaq Harfendy (oiler), Abdul Ghani (kelas i), Muh Sating (wiper), dan Junaidi sebagai asisten koki.

"Seluruh kru dan penumpang meninggalkan kapal yang sudah tenggelam sekitar pukul 07:10 WIT dan naik ke atas Life Craft sehingga KN SAR 235 Abimanyu yang tiba di lokasi menemukan mereka sedang terapung-apung di tengah laut," ujar Muslimin.

KM Mersia dilaporkan angkat jangkar dari pelabuhan Tulehu, kecamatan Salahutu (pulau Ambon), kabupaten Maluku Tengah pada Rabu, (13/3) pukul 19.00 WIT dan bertolak menuju plau Banda menggalami mati mesin di perairan Selatan Ambon.

Baca Juga: Kapal Tongkang Terbalik, Satu ABK Hilang

Kapal tersebut dilaporkan berada pada koordinnat 4°21.239 S - 128°09'.663 E dan jarak tempuh sekitar 45 NM dari Pulau Ambon dan waktu tempuh kurang lebih dua jam.

Kondisi cuaca saat ini di lokasi pencarian adalah hujan ringan dan kecepatan angin dari arah barat laut antara 3 - 25 knots, sedangkan ketinggian gelombang antara 0,25 hingga dua meter.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR