Nama "Bung Karno" akan Diabadikan di RSUD Semanggi Kota Solo

Nasional

Kamis, 14 Maret 2019 | 19:52 WIB

190314195313-nama-.jpg

Tok Suwarto

Proyek RSUD Semanggi yang dibangun Pemkot Solo dan sedang dalam proses penyelesaian akan diberi nama RSUD "Bung Karno".

NAMA Proklamator Bung Karno akan diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi, yang dibangun Pemkot Solo di Kampung Semanggi pinggiran tenggara Kota Solo. RSUD Semanggi di Kec. Pasar Kliwon yang pembangunannya kini hampir rampung,  merupakan RSUD kedua di Kota Solo setelah sebelumnya Pemkot Solo mengoperasikan RSUD Ngipang, di Kampung Ngipang, Kec. Banjarsari, beberapa tahun lalu.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, kepada wartawan,  Kamis (14/3/2019), menuturkan, RSUD Semanggi sudah akan beroperasi mulai Agustus 2019 mendatang. Dia sengaja menggunakan nama Bung Karno di RSUD Semanggi, dengan tujuan agar masyarakat selalu teringat dengan jasa-jasa Proklamator Kemerdekaan RI tersebut.

"Diabadikannya nama Bung Karno itu juga sebagai wujud penghormatan kepada pahlawan yang telah berjuang sepanjang hidupnya untuk Indonesia. Saya sudah minta izin kepada puteri Bung Karno, ibu Megawati Soekarno Putri untuk menggunakan nama itu,” katanya.

Menyinggung penggunaan nama Soekarno di tempat-tempat lain, baik di Kota Solo maupun daerah lain, Wali Kota Solo itu menegaskan,  karena Bung Karno sebagai proklamator bukan monopoli satu kelompok maupun golongan.

Proses pembangunan RSUD Semanggi sendiri, saat ini dalam tahap finishing dan akan rampung akhir Mei 2019. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, menyatakan,  proses pembangunan sejak 2017 sampai saat ini tidak ada kendala serius, termasuk pembiayaan sebesar  Rp 192 miliar yang bersumber dari APBD Kota Solo.

Kendala yang terkait pengadaan alat kesehatan (Alkes) yang semula diharapkan dibiayai pemerintah pusat, dapat teratasi setelah DPRD menyetujui pengadaan dengan APBD.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR