Lukai Seorang Anak, BBKSDA Riau Sita Ungko Peliharaan Warga

Nasional

Selasa, 12 Februari 2019 | 15:18 WIB

190212152247-lukai.jpg

alamendah.com

Ilustrasi

BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyita satwa dilindungi jenis ungko yang dipelihara warga di Kabupaten Kampar, karena telah melukai seorang anak berusia dua tahun baru-baru ini.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono dalam pernyataaan pers di Pekanbaru, Selasa (12/2/201) mengimbau masyarakat untuk tidak memelihara satwa liar karena bisa membahayakan keluarga dan warga sekitar, apabila tidak ditangani secara benar.

Baca Juga: Kawanan Gajah Liar Bertahan di Gampong Negeri Antara

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat yang gemar memelihara satwa liar untuk segera menyerahkan kepada Balai Besar KSDA Riau," kata Suharyono.

Hal ini disampaikan Suharyono terkait insiden tergigitnya seorang anak oleh Ungko, satwa dilindungi, yang dipelihara warga di Desa Bandur Picak, Dusun Batas Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar. Satwa bernama latin Hylobates agilis itu sempat menggigit lengan anak tetangga pemelihara Ungkau yang masih berumur dua tahun. "Kondisi korban saat ini telah diberikan pengobatan," katanya.

Baca Juga: Jatuh ke Kandang Babi Saat Memberi Makan, Petani Perempuan Tewas Dimakan Hidup-hidup

Berdasarkan informasi, lanjutnya, Ungko tersebut telah dipelihara warga bernama Yusman kurang lebih sejak sembilan tahun lalu. Kondisi satwa sehat, berumur sekitar 9 tahun dan berkelamin jantan. Tim melakukan penyelamatan dibantu warga setempat, dengan cara dilakukan penggiringan ke kandang. Satwa dilindungi tersebut saat ini telah berada di kandang transit satwa BBKSDA Riau di Pekanbaru, untuk dilakukan observasi sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR