Perempuan Minahasa Tewas Dimangsa Buaya

Nasional

Jumat, 18 Januari 2019 | 18:49 WIB

190118185255-perem.jpg

voaindonesia.com

Ilustrasi

DEASY Tuwo, kepala laboratorium sebuah penangkaran kerang mutiara di Minahasa, Sulawesi Utara, tewas setelah diterkam buaya peliharaan yang berukuran 4,4 meter pada Kamis (10/1/2019) pekan lalu, kantor berita AFP melaporkan.

Jenazah perempuan berusia 44 tahun yang sudah rusak ditemukan oleh rekan-rekannya keesokan harinya, kata Hendrik Rundengan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara kepada AFP, Rabu (16/1/2019).

“Indikasinya dia terjatuh ke kolam buaya,” kata Hendrik, sambil menambahkan polisi masih menyelidiki insiden itu seperti dirilis VOA Indonesia.

Baca Juga: Dipaksa Selfie Berbagai Pose, Hijaber Dituding Lecehkan Buaya

Buaya bernama Merry itu memakan salah satu tangan Deasy dan bagian perutnya sebagian besar sudah tidak ada, ujar Hendrik.

“Bagian-bagian tubuh itu masih ada di dalam perut buaya,” katanya.

Reptil bertubuh besar itu kemudian dibius dan dipindahkan dari kandangnya pada Senin (14/1). Butuh waktu tiga setengah jam dan puluhan orang, termasuk pegawai BKSDA, tentara dan polisi, untuk memindahkan Merry.

Baca Juga: Panik Massal, Buaya Nyelonong ke Pantai Warga Pontang-panting Selamatkan Diri

Buaya yang dipelihara secara ilegal itu akan dipindahkan ke area konservasi, kata Hendrik.

Insiden buaya menerkam manusia di Indonesia kerap terjadi. Pada April 2016, seorang turis Rusia dibunuh oleh seekor buaya di kepulauan Raja Ampat di Papua.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR