181206224116-mente.jpg

Net

Menteri Keuangan Waspadai Votalitas Harga Minyak Dunia

Nasional

Kamis, 6 Desember 2018 | 22:37 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

MENTERI Keuangan (Menkeu) mengakui harga minyak yang masih labil dan kerap sukar diperhitungkan menjadi sorotan tersendiri baginya. Sebab, naik turunnya harga minyak sangat mempengaruhi target yang ditentukan di APBN 2019.

"Kita harus waspadai volatilitas  harga minyak," sebut Sri Mulyani di Nusa Dua Bali, Kamis (6/12/2018).

Sementara itu, harga minyak yang sangat disetir oleh kebijakan OPEC terlebih keluarnya Irak dari jajaran OPEC membuat harga minyak dapat tertahan hingga mampu mempengaruhi asumsi APBN.

"Sekarang Qatar keluar dari opec dan forecats global  gross dan itu bisa harga minyak tertahan dan ini berbeda dengan asumsi kita yang kita targetkan sampai 70. Karena saya bertemu dengan Menteri Minyak Arab Saudi dengan outlook harga minyak berapa dan ini tergantung opec lalu kerjasama Arab Saudi dan Rusia," paparnya.

Seperti diketahui, harga minyak mentah jatuh akibat lemahnya pasar saham global pada Kamis (6/12/2018). Kejatuhan harga minyak ini merupakan salah satu pembicaraan penting menjelang pertemuan OPEC di Wina, Austria. Organisasi berencana memangkas pasokan demi mengembalikan harga minyak yang telah tergerus 30% sejak Oktober.

Sebelumnya, Arab Saudi mendesak OPEC dan sekutunya untuk mengekang produksi setidaknya 1,3 juta barel per hari, atau 1,3 persen dari produksi global.

Para anggota OPEC pun dilaporkan membahas gagasan mengurangi output tahun depan dengan kembali ke kuota produksi yang disepakati pada tahun 2016.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mendorong Arab Saudi dan OPEC untuk meningkatkan produksi minyak untuk menurunkan harga minyak mentah.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR