181205154808-habib.jpg

dokumen galamedianews.com

Habib Bahar bin Smith.

Habib Bahar: Biarkan Saya Dipenjara Asalkan Indonesia Tetap Utuh

Nasional

Rabu, 5 Desember 2018 | 15:46 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

PENYIDIK Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap mubalig muda, Habib Muhammad Bahar bin Smith pada Kamis 6 Desember 2018 besok terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam salah satu materi ceramahnya di Tangerang, beberapa waktu lalu.

Terkait pemeriksaan yang akan dijalaninya, pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu mengaku siap jika saja kemungkinan terburuk menimpa dirinya, seandainya ditetapkan sebagai tersangka atau bahkan harus ditahan di balik jeruji besi.

"Kalau saya ditangkap dan dipenjara, maka saya ikhlas dan saya ridho," ujar Habib Bahar seperti dikutip dari Okezone, Rabu (5/12/2018).

Namun, pria berusia 33 tahun itu mengimbau kepada para jamaah dan pengikutnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing untuk membuat kerusuhan apalagi sampai menggeruduk kantor polisi sebagai bentuk aksi protes.

"Kepada semua jamaah harus terima dengan lapang dada. Jangan ada yang turun ke jalan, jangan ada yang membuat rusuh, jangan ada yang mengepung kantor polisi," serunya.

Sebab lanjut Bahar, jika terjadi kerusuhan atas penahanan dirinya, maka situasi itu justru akan menjadi celah bagi negara asing untuk merampas kedaulatan dan memecah belah bangsa Indonesia.

"Biarkan saya yang hancur dan binasa, biarkan saya dipenjara asalkan Indonesia ini tetap utuh," tegas Bahar.

Sebelumya, pria asal Minahasa, Sulawesi Utara yang akrab disapa Habib Bule itu memastikan akan datang seorang diri ke Gedung Bareskrim Mabes Polri untuk memenuhi panggilan sebagai saksi. Namun, jika harus berakhir dengan menyandang status tersangka usai diperiksa, ia akan segera menghubungi keluarga untuk menyiapkan pakaian.

"Saya akan datang sendiri (penuhi panggilan Bareskrim-red). Kalau langsung ditetapkan tersangka, ya saya telefon keluarga suruh bawa pakaian," pungkasnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR