181012092732-presi.jpg

Twitter

Presiden Nyatakan Kondisi Dunia Saat ini Seperti Dalam Film Serial Game of Thrones

Nasional

Jumat, 12 Oktober 2018 | 09:23 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

PRESIDEN Joko Widodo pagi ini, Jumat (12/10/2018), membuka Plenary Meeting International Monetary Fund (IMF) - World Bank di Nusa Dua, Bali.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan dunia harus waspada akan meningkatnya risiko ketidakpastian global.

Dia juga menyinggung negara maju yang menikmati pertumbuhan ekonomi pesat, namun di banyak negara pertumbuhan lemah atau tidak stabil.

"Perang dagang bikin banyak negara terguncang. Negara yang sedang tumbuh alami tekanan besar. Dengan banyaknya masalah yang terjadi, cukup bagi kita untuk katakan winter is coming," ujar Jokowi, Jumat (12/10/2018).

Jokowi mengatakan dalam beberapa dekade terakhir, negara maju telah mendorong negara berkembang untuk membuka diri dan ikut dalam perdagangan bebas dan sistem keuangan terbuka.

Menyusul hal itu, kemudian Jokowi mengumpamakan kondisi dunia saat ini seperti halnya film seri Game of Thrones.

"Akhir-akhir ini hubungan dengan advanced countries seperti Game of Thrones," kata Jokowi, Jumat (12/10/2018).

Kepala Negara mengatakan aliansi antara negara-negara ekonomi maju sepertinya tengah mengalami keretakan.

"Rendahnya kerja sama dan koordinasi telah sampaikan banyak masalah seperti peningkatan harga minyak mentah dan kekacauan mata uang," ujar dia.

"Dalam serial Game of Thrones sejumlah great houses, great families, bertarung hebat satu sama lain untuk ambil alih kendali Iron Throne," kata Jokowi.

Dia mengatakan serial itu menggambarkan perebutan kekuasan di antara great houses, atau kelompok yang menguasai beberapa wilayah, di mana great houses berjaya dengan menjatuhkan yang lainnya.

"Namun, mereka lupa tatkala para great houses sibuk bertarung, mereka tidak sadar ada ancaman besar dari Utara, yaitu orang Evil Winter yang ingin rusak dunia. Kacaukan dunia dengan es dan kehancuran," tegas Jokowi.

Kemudian, lanjut Kepala Negara, dengan ancaman itu akhirnya mereka sadar tidak penting siapa yang duduk di Island Thrones tetapi lebih baik menggalang kekuatan bersama untuk kalahkan evil winter agar bencana global tidak terjadi, dunia tidak berubah menjadi tanah tandus.

Jokowi mengatakan dunia nyata saat ini pun tengah menghadapi ancaman global, dan bisa ditanggulangi bila sesama negara bekerja sama.

"Dalam panel perubahan iklim, Sekjen PBB dengan tegas ingatkan waktu sudah sangat mendesak bagi kita untuk bertindak dalam skala besar-besaran untuk cegah perubahan iklim dunia."

Dia mengatakan saat ini perlu bagi dunia untuk meningkatkan investasi hingga 400% untuk energi terbarukan demi selamatkan kehidupan bersama.

"Kita harus bertanya apakah sekarang ini merupakan saat yang tepat untuk rivalitas dan kompetisi? Saya ulangi: apakah sekarang ini merupakan saat yang tepat untuk rivalitas dan kompetisi?"

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR