181011144058-imf-s.jpg

dokumen galamedianews.com

IMF Sebut Ekonomi Indonesia Luar Biasa, Rizal Ramli Ingatkan Sejarah Krisis Moneter 1997

Nasional

Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:36 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

MANTAN Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Rizal Ramli, mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan sejarah mengenai krisis keuangan yang pernah dialami oleh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Rizal Ramli dalam unggahan Twitter pribadinya @RamliRizal pada Kamis (11/10/2018).

Dirinya menuliskan bahwa pada awal tahun 1997 menjelang krisis moneter, International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia memuji kehebatan ekonomi Indonesia.

Rizal Ramli juga menyampaikan bahwa setelah pujian tersebut, krisis mulai terjadi di Indonesia pada Oktober 1997.

Hal tersebut ia sampaikan untuk menanggapi pernyataan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde yang mengatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia excellent atau luar bisa.

Rizal Ramli mengingatkan untuk tidak melupakan sejarah, sehingga persoalan krisis moneter pada 1997 tidak terulang untuk kedua kalinya.

"Awal 1997 menjelang krisis moneter, IMF & Bank Dunia puji2 kehebatan ekonomi Indonesia. Oct 1977, krisis mulai terjadi di Indonesia. Jangan lupa sejarah, supaya tidak jadi korban untuk kedua kalinya. Director IMF Lagarde: Ekonomi Indonesia Excellent," tulis Rizal.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde memberikan pernyataan soal kondisi perekonomian Indonesia.

Hal tersebut tampak dari video yang diunggah di laman twitter @MurtadhaOne, Selasa (9/10/2018).

Pada video tersebut, tampak Christine Legarde memberikan pujiannya kepada pemerintah atas perekonomian Indonesia yang sudah kuat dan sehat.

Christine Legarde bahkan mengakui bahwa Indonesia tidak membutuhkan bantuan pinjaman dari IMF.

"Pertanyaan kedua yang kita tanyakan apakah Indonesia mau menerima pinjaman dari IMF?

Karena IMF adalah badan yang selalu memberikan pinjaman apabila sebuah negara mengalami suatu permasalahan dalam neraca pembayaran mereka.

Dan jawabannya adalah tidak, karena ekonomi Indonesia berada di tangan yang sangat baik sekali.

Presiden, Menteri Keuangan, Pak Luhut, dan semua orang menjalankan semua upaya yang paling baik sekali agar Indonesia berada di tangan yang baik," ujar Christine Lagarde dalam bahasa Inggris.

Dalam unggahan lainnya, akun @MurtadhaOne menjelaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan Christine Legarde saat mengunjungi Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

"Pernyataan Christine Lagarde, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Saat mengunjungi Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia, #AMuntukBangsa #AMBali2018," kicauanya.


Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR