180712234811-pn-ka.jpg

net

Ilustrasi.

PN Karawang Tolak Gugatan 5 Perusahaan Terkait Kereta Cepat

Nasional

Kamis, 12 Juli 2018 | 23:48 WIB

Wartawan: Dadang Setiawan

KEJAKSAAN mengapresiasi keputusan Pengadilan Negeri (PN) Karawang yang menolak gugatan diajukan oleh lima perusahaan terhadap pemerintah, terkait pembebasan lahan pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta.

"Tentunya kita mengapresiasi atas putusan ini," kata Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejari Karawang, Lia Pratiwi kepada Antaranews di Jakarta, Kamis (12/7/2018) malam.

Gugatan itu ditujukan kepada PT Pilar Sinergi BUMN serta tergugat lainnya PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Karawang, Gubernur Jabar, Menhub dan kantor jasa penilai publik.

Pemerintah menunjuk Kejati Jawa Barat dan Kejari Karawang menjadi kuasa hukumnya atau Jaksa Pengacara Negara (JPN).

Ia menjelaskan, ditolaknya permohonan keberatan ganti rugi tersebut akan berdampak bagi kelanjutan dan percepatan pembangunan jalur kereta cepat yang merupakan program nasional.

Kereta api cepat merupakan proyek strategis nasional, katanya, seraya menambahkan bahwa penilaian ganti rugi telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kelima perusahaan itu, PT Gajah Tunggal, PT Karawang Cipta Persada, PT Perusahaan Industri, PT Batuah Bauntung Karawang Primaland, PT Pertiwi Lestari.



Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR