180711211256-sandi.jpg

dokumen galamedianews.com

Sandiaga Uno Ungkap Nama-nama Calon Pendamping Prabowo di Pilpres 2019

Nasional

Rabu, 11 Juli 2018 | 21:12 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

PARTAI Gerindra hingga saat ini masih belum menentukan siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo di Pilpres 2019.

Gerindra masih menggodok beberapa nama, mulai dari Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung hingga 9 nama kandidat PKS yang ditawarkan.

"Kita sebut saja nama-nama cawapresnya, AHY, Anies ada, Pak CT, kita sebutkan juga yang menjadi consideration Pak Prabowo. Misalnya Aher ada, 9 nama di PKS, PAN 4 nama, jadi masyarakat juga enggak menerka-nerka, kita nothing to hide, kita transparan," kata Ketua Pemenangan Pemilu Partai Gerindra, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Rabu (11/7/2018).

Menurut Sandi, keterbukaan Gerindra terkait cawapres pendamping Prabowo dilakukan agar spekulasi tidak bermunculan. Ia mengatakan tak ingin seperti calon petahana, Jokowi yang sudah memiliki nama, tetap tak kunjung mengumumkan.

"Saya enggak mau berspekulasi. Saya sampaikan nama-nama tersebut ada di kantong Prabowo. Kita enggak mau kayak toko sebelah ada tapi enggak mau diumumkan," kata dia.

Selain itu ada beberapa alternatif pasangan cawapres Prabowo dari nama-nama yang telah beredar sebelumnya. Seperti kombinasi capres-cawapres, kata Sandi, duet Prabowo dengan Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri yang diakui sebagai salah satu kombinasi calon pertimbangan.

"Habib Salim, menteri di zaman Pak SBY, menteri sosial, beliau Ketua Majelis Syuro sangat dihormati sangat bijaksana punya pengalaman pernah jadi dubes Indonesia untuk Arab Saudi. Jadi sosok yang menurut saya, waktu kemarin sudah beredar Prabowo-Habib Salim Segaf saya bilang juga jadi pertimbangan konsideran," tuturnya.

Sebagai ketua pemenangan pemilu, Sandi mengatakan akan memberikan masukan kepada Prabowo dengan pasangannya untuk fokus terhadap masalah ekonomi. Menurut dia, masalah ekonomi menjadi masalah utama yang memerluakan satu kebijakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

"Saya akan memberi masukan soal ekonomi. Referendum tentang ekonomi. Referendum ini harus dibicarakan dengan satu kebijakan yang betul menjawab tuntutan masyarakat," tutup Sandi.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR