180610104943-sempat-melarikan-diri-bupati-ini-akhirnya-menyerahkan-diri-ke-kpk.png

Sempat Melarikan Diri, Bupati Ini Akhirnya Menyerahkan diri ke KPK

Nasional

Minggu, 10 Juni 2018 | 10:49 WIB

Wartawan: Dadang Setiawan

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo di rumah tahanan (Rutan). Syahri sebelumnya sempat melarikan diri saat akan ditangkap oleh tim KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Blitar dan Tulungagung.

"Seperti yang sudah kita duga sebelumnya, artinya pasti akan datang dan kita baca gejala-gejala. Kemudian (Sabtu) lepas Magrib yang bersangkutan datang, kita periksa. Kita tahan 20 hari ke depan di (Rutan Polres) Jakarta Timur," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Minggu (10/6/2018).

KPK belum mengetahui ke mana saja Syahri selama bersembunyi hingga akhirnya menyerahkan diri hari Sabtu kemarin. "Kita belum bicara ke sana, yang penting kita sudah periksa identitasnya. Betul, kita khawatir juga, ini bener gak orangnya, kita cek," katanya seperti dilansirkan merdeka,com.

Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar (MSA) dan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo (SM) sebagai tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji.

Wali Kota Blitar ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan dua pihak swasta, yakni Bambang Purnomo (BP) dan Susilo Prabowo yang juga selaku kontraktor.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka suap terkait ijon proyek pembangunan Sekolah Lanjutan Pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp 23 miliar. Diduga Wali Kota Blitar menerima pemberian dari Susilo melalui Bambang senilai Rp 1,5 miliar.

Uang Rp 1,5 miliar tersebut bagian dari 8 persen yang menjadi bagian untuk Wali Kota dari total fee 10 persen sesuai yang disepakati. Sedangkan 2 persennya akan dibagikan kepada dinas.

Sedangkan Bupati Tulungagung ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Sutrisno (SUT), dan dua pihak swasta, Agung Prayitno (AP) dan Susilo Prabowo (SP).

Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembangunan peningkatan jalan pada Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. Diduga pemberian dari Susilo kepada Bupati Tulungagung sebesar Rp 1 miliar.

Uang Rp 1 miliar itu merupakan pemberian ketiga. Sebelumnya Bupati Tulungagung sudah menerima Rp 500 juta dan Rp 1 miliar. Total peneriman uang kepada Bupati Tulungangung Rp 2,5 miliar.

Kaitan dua kasus ini lantaran pihak pemberinya sama, yakni Susilo Prabowo. Susilo ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus.


Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR