550 Camaru UNS Jalur SNMPTN Dapat Beasiswa Bidikmisi

Tok Suwarto

Wakil Rektor I UNS, Prof. Sutarno, PhD, selaku Ketua SPMB PUML 44 menjelaskan calon mahasiswa baru (Camaru) UNS yang diterima lewat jalur SNMPTN

550 Camaru UNS Jalur SNMPTN Dapat Beasiswa Bidikmisi

Nasional

Selasa, 17 April 2018 | 17:40 WIB

Wartawan: Tok Suwarto

UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Solo mendapat kuota calon mahasiswa baru (Camaru) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebanyak 1.902 orang. Di antara jumlah itu, 550 orang calon mahasiswa jalur SNMPTN yang diterima tanpa tes tersebut, mendapatkan beasiswa pendidikan mahasiswa berprestasi kategori tidak mampu atau beasiswa Bidikmisi.

Hasil SNMPTN 2018 tersebut, secara nasional diumumkan di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Jakarta, pada Selasa (17/4/2018). Jumlah calon mahasiswa yang diterima di 85 PTN se Indonesia sebanyak 110.946 orang, hasil saringan dari pendaftar sebanyak 586.155 siswa. Di antara siswa yang lolos SNMPTN nasional, tercatat sebanyak 28.069 siswa yang memperoleh Bidikmisi.

Wakil Rektor I UNS bidang akademik, selaku Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Panitia Ujian Masuk Lokal (PUML) 44, Prof. Sutarno, PhD, menjelaskan kepada wartawan, di kantornya, Selasa (17/4/2018) petang, sebanyak 1.902 siswa yang dinyatakan lolos SNMPTN diminta memenuhi undangan registrasi tepat waktu.
Setelah pengumuman resmi hasil SNMPTN tersebut, pihaknya langsung mengirim undangan dan bagi siswa yang tidak melakukan registrasi akan mendapatkan surat peringatan lewat sekolah masing-masing.
"Kami sudah mengantisipasi jika ada siswa yang tidak registrasi dengan menambah seorang di setiap program studi. Tapi harapan kami semua yang dinyatakan lolos SNMPTN memenuhi undangan, karena sejak awal semua pendaftar SNMPTN didampingi guru BP (bimbingan dan konseling)," katanya.

Kendati demikian, Prof. Sutarno menegaskan, pihak UNS tetap mengantisipasi masalah tersebut karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya masih ada siswa yang mengundurkan diri setelah lolos SNMPTN. Penambahan satu kursi di setiap program studi tersebut, bertujuan untuk meminimalkan kursi kosong akibat pengunduran diri tersebut.

Menyinggung jumlah calon mahasiswa jalur SNMPTN penerima Bidikmisi, menurut Wakil Rektor I UNS, kuota sebanyak 550 orang itu merupakan 29 persen dari para penerima beasiswa Bidikmisi se Indonesia. Berdasarkan pengajuan UNS ke Kemenristek Dikti sebanyak 990 orang, kuota calon mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi jalur SNMPTN mencapai separuh lebih dan sisanya akan dialokasikan untuk calon mahasiswa jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) dan seleksi jalur mandiri.

Tahun akademik 2018 ini, sambung Prof. Sutarno, UNS menerima 6.154 calon mahasiswa baru, dengan komposisi 30 persen lewat jalur SNMPTN, 50 persen jalur SBMPTN, dan sisanya jalur seleksi mandiri. Seusai proses penerimaan calon mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN, PUML 44 UNS akan segera mempersiapkan SBMPTN yang ujiannya terdiri dari dua metode, yakni tes berbasis komputer (Computer Base Test-CBT) dan ujian tulis berbasis kertas (Paper Base Test-PBT) yang pelaksanaannya dibarengkan dengan SBMPTN Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR