Ruangan Sidang Bupati Cianjur Nonaktif Mirip "Sauna"

Meja Hijau

Senin, 9 September 2019 | 15:33 WIB

190909153522-ruang.jpg

Lucky M. Lukman

BUPATI Cianjur nonaktif, Irvan Revano Muchtar hari ini, Senin (9/9/2019) menjalani sidang dengan agenda putusan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung. Dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SMP se-Kabupaten Cianjur ini, Irvan terjerat bersama Cecep Sobandi (eks Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Cianjur), Rosidin (eks Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Cianjur) dan Tubagus Cepy Septhiady (kakak ipar Irvan).
Seperti biasanya, sidang pun digelar di Ruang I atau Ruang Utama Pengadilan Tipikor Bandung. Saat ini, sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Daryanto baru setengah berjalan. Sesi pertama, vonis akan dijatuhkan kepada terdakwa Irvan.
Dari pantauan galamedianews.com, ruangan tempat Irvan disidang penuh sesak dengan pengunjung. Mayoritas adalah keluarga, kerabat dan loyalis Irvan. Mereka datang langsung dari Cianjur.
Pada awal sidang digelar, suasana berjalan seperti biasanya. Namun lama kelamaan, suhu ruangan berubah menjadi lebih panas. Sejumlah pengunjung sidang sesekali menyeka keringat yang keluar. Beberapa di antara mereka juga mengibas-ngibaskan kipas yang dibawanya. Ada juga yang memanfaatkan kertas untuk sedikit mencari angin. Majelis Hakim pun tampak mengeluarkan sapu tangan untuk menyeka keringat.
Ruang Utama tempat sidang digelar sebenarnya sudah dilengkapi oleh AC. Bahkan ada enam AC yang terpasang, dengan tiga di tembok bagian kiri dan tiga lainnya di kanan. Namun entah kenapa, ruangan tetap terasa panas. Sejumlah pengunjung bahkan berseloroh jika ruangan tak ubahnya sauna.
"Asa siga di sauna kieu, panas pisan. Hareudang," ujar seorang pengunjung sembari keluar meninggalkan ruang sidang.
Salah seorang kuasa hukum terdakwa, terpaksa meminta izin untuk meninggalkan tempat duduknya dan menuju ke luar ruangan. Sambil berjalan, dia berujar singkat. "Panas, enggak kuat," katanya.
Sidang sempat diskor sebentar untuk mendengarkan azan Ashar. Bersamaan dengan itu, petugas mencoba mengatur ulang setingan AC. Namun hingga sidang kembali berjalan, suhu ruangan masih tetap tak berubah panasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA