Ikut Keroyok Jakmania Hingga Tewas, Cepi Dihukum 7 Tahun Penjara

Meja Hijau

Selasa, 21 Mei 2019 | 14:45 WIB

190521144615-ikut-.jpg

Lucky M. Lukman

MAJELIS hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun penjara kepada Cepi Gunawan (20), karena terbukti bersalah melakukan pengeroyokan yang menewaskan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila. Cepi dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan kedua yaitu pasal 170 ayat 2 KUHP.

Vonis dijatuhkan Majelis Hakim yang dipimpin M. Basir, dalam sidang di PN Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Selasa (21/5/2019). Hukuman terhadap terdakwa itu lebih ringan setahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bandung.

"Menjatuhkan hukuman selama tujuh tahun penjara," kata hakim.

Hakim membacakan hal yang memberatkan dan meringankan sebelum menyampaikan putusan. Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa menghilangkan nyawa dan menimbulkan luka mendalam di keluarga korban. Sementara hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, sopan dan kooperatif.

Atas putusan tersebut, terdakwa dan kuasa hukumnya, langsung mengajukan banding. Sementara JPU Kejari Bandung pikir-pikir.

Dalam paparannya, Majelis Hakim mengungkapkan, terdakwa Cepi bersama dengan enam terdakwa lainnya sengaja merampas nyawa orang lain, yakni korban Haringga Sirla. Perbuatan dilakukan secara bersama-sama baik sebagai yang melakukan maupun turut melakukan.

Terdakwa melakukan perbuatannya beberapa jam sebelum digelarnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta di sekitar Gerbang Biru Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, 23 September 2018 lalu. Sebelum aksi pengeroyokan terjadi, beberapa oknum Bobotoh melakukan sweeping terhadap korban. Saat itulah ditemukan identitas yang menandakan korban merupakan pendukung Persija Jakarta.

Terdakwa yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mendengar ada keributan dan mendatangi lalu ikut melakukan pengeroyokan. Korban dikeroyok secara membabi buta.

Akibat perbuatan Cepi dan terdakwa lainnya, korban Haringga Sirla mengalami luka sangat parah. Berdasarkan hasil visum dokter forensik di RS Bhayangkara Sartika Asih, korban mengalami luka dibagian kepala, patah tulang hidung dan leher, memar dibagian otak serta luka dibagian vital korban. Korban pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Ada 14 orang tersangka yang ditangkap polisi selepas kejadian itu. Dari ke-14 tersebut, 7 orang berusia anak sedangkan 7 lainnya dewasa. Pelaku anak sudah divonis dan mendapat hukuman berbeda-beda beberapa waktu lalu. Sedangkan enam terdakwa tersisa selain Cepi, saat ini akan menjalani sidang. Mereka yaitu Aditya Anggara (dituntut 11 tahun penjara), Dadang Supriatna (dituntut 10 tahun), Goni Abdulrahman (dituntut 9 tahun), dan Budiman serta Aldiansyah (dituntut 11,5 tahun). Satu terdakwa lain, Joko Susilo dituntut 7 tahun penjara.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR