Pemkab Bandung Berencana Banding terkait Sengketa Pasar Sayati

Meja Hijau

Selasa, 12 Maret 2019 | 16:25 WIB

190312163019-pemka.jpg

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bandung berencana melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat, perihal putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung (PNBB) yang memenangkan pedagang dalam kasus sengketa Pasar Sayati Indah.

Seperti diketahui, dalam sidang putusan 5 Maret 2019 lalu, PNBB mengabulkan sebagian gugatan pedagang Pasar Sayati Indah terkait status kepemilikan pasar tersebut. Majelis Hakim PNBB memutuskan kepemilikan pasar berstatus milik pedagang pasar.

"Sebagai kuasa hukum Pemerintah Daerah, kami memfasilitasi hukum acara Pengadilan. Kami telah melakukan laporan tertulis kepada Bupati Bandung terkait hasil putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung, dalam masalah pasar sayati," ujar Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, Selasa (12/3/2019).

Laporan yang diberikan kepada Bupati Bandung, kata Dicky, berisi tentang rencana upaya hukum lanjutan untuk mempertahankan Pasar Sayati Indah yang berlokasi di Desa Sayati, Kec. Margahayu.

"Kami berencana melakukan upaya selanjutnya, yaitu banding. Upaya hukum ini dilakukan dalm rangka pemenuhan kewajiban Pemda dalam hal mengakomodir persoalan pasar Sayati," katanya.

Pemkab Bandung diberi waktu selama 14 hari setelah putusan diterima. Menurut Dicky, dalam hal tersebut tenggat waktu yang diberikan untuk mengajukan banding adalah 19 maret mendatang. "Untuk bukti tambahan, tidak bisa kami sampaikan sekarang," ucapnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR