Suap Bupati, Sekdis PUPR Cirebon Dituntut 1,5 Tahun Bui

Meja Hijau

Rabu, 6 Februari 2019 | 12:04 WIB

190206120544-suap-.jpg

Lucky M. Lukman

SEKRETARIS Dinas (Sekdis) PUPR Kab. Cirebon, Gatot Rahmanto dituntut hukumanselama setahun enam bulan penjara, denda Rp 100 juta, subsidair kurungan empat bulan. Ia dianggap bersalah telah melakukan suap terhadap Bupati Cirebon nonaktif Sunjaya Purwadisastra.
Hal itu terungkap dalam sidang suap kasus dugaan jual beli jabatan di Kabupaten Cirebon, di Pengadilan Tipikor 
Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Rabu (6/2/2019). Dalam tuntutannya, penuntut umum KPK, Arin Kaniasari menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupai secara bersama-sama dan berkelanjutan, sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat (1) huruf b UU Tipikor sebagaimana dakwaan pertama.
"Menuntut majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara satu tahun enam bulan, denda Rp 100 juta, subsidair kurungan empat bulan," tutur penuntut umum.
Usai mendengarkan tuntutan, Gatot dan kuasa hukumnya langsung menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pleidoi. Sidang pin ditunda hinhha pekan depan dengan agenda pleidoi.
Seperti diketahui, dalam dakwaan penuntut KPK, Gatot memberi uang Rp 100 juta kepada pegawai negeri sipil atau penyelenggara negara, yakni Sunjaya Purwadisastra selaku Bupati Cirebon karena atua berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya.
Yakni karena Sunjaya telah mengangkat dan melantik terdakwa Gatot Rachmanto sebagai Sekretaris Dinas PUPR Pemkab Cirebon dengan mengharapkan imbaan uang yang bertentangan dengan kewajibannya‎.Pemberian uang Rp 100 juta tersebut berawal saat Gatot menjabat Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR. Namun, sejak 15 Maret 2018, dia ditunjuk jadi pelaksana teknis sekretaris Dinas PUPR.
Kemudian, ia menyampaikan bahwa ia bersedia didefinitikan sebagai sekretaris, walaupun ia tahu untuk promosi jabatan, perlu praktik setoran uang pada Bupati Cirebon. Lalu, Kepala Dinas PUPR Aviep Suherdian mengusulkan Gatot untuk jadi sekretaris kepada Sunjaya. Pada 3 Oktober, Gatot diangkat dan dilantik sebagai sekretaris Dinas PUPR.
Uang imbalan dari Gatot itu baru diserahkan pada 23 Oktober di ruang kerja Gatot dan dimasukkan di dalam tas jinjing ke Deni Syafrudin selaku ajudan.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR