181008121127-polda.jpg

dokumen galamedianews.com

Anggota FPI mengawal sidang Praperadilan SP3 kasus Habib Rizieq.

Polda Jabar Tak Hadir, Sidang SP3 Kasus Habib Rizieq Ditunda

Meja Hijau

Senin, 8 Oktober 2018 | 12:09 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

PENGADILAN Negeri Bandung menunda sidang praperadilan terhadap surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) Polda Jabar terkait dugaan penistaan Pancasila oleh Habib Rizieq Shihab dengan pemohon Sukmawati Soekarnoputri.

Sidang yang digelar pada Senin (8/10/2018) itu ditunda hingga pekan depan karena pihak termohon dalam sidang ini, Polda Jabar berhalangan hadir. "Sidang dilanjutkan pekan depan, menungu kehadiran termohon," ungkap majelis hakim, Muhamad Drajat dalam persidangan.

"Penyidik (Polda Jabar) keluarkan SP3 karena tidak cukup bukti, padahal dari saksi-saksi yang kami hadirkan selama pemeriksaan termasuk ahli sudah memenuhi dua alat bukti. Dua alat bukti itu sudah cukup, ketika dikatakan tidak cukup bukti, itu yang jadi pertanyaan buat kami," kata Teddi usai persidangan.

Menanggapi itu, tim kuasa hukum Rizieq Shihab, M Ichwan Tuankotta mengatakan, kasus tersebut menurut fakta yang dibeberkan kepolisian menyebut kurang alat bukti.

"Itu dalil mereka, silakan berargumen seperti apa, tapi saat ini faktanya polisi sudah menyatakan kasus itu kurang alat bukti, kami hormati dan kami juga harus diakomodir di persidangan ini untuk memperkuat argumen polisi. Lagian apa yang disampaikan oleh imam besar kami ini merupakan tesis S2, karya ilmiah, sehingga tidak bisa dipidanakan," ujar Ichwan.

FPI mendukung langkah Polda Jabar mengeluarkan surat SP3 kasus ini. "Kali ini kami dukung polisi.‎ Karena dalil dari kepolisian terkait SP3 itu tidak cukup bukti dan itu sudah benar, imam besar kami (Rizieq Shihab) juga sudah menerima SP3 tertulis dari polisi, sehingga kami punya kepentingan terkait hal itu," ungkapnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR