Ingin Menggantikan Febri Haryadi

Maung Ngora

Kamis, 7 November 2019 | 17:28 WIB

191107172901-ingin.jpg

SALAH seorang siswa SSB DUPFOC KU-8, Muhamad Reihan Rizky berharap bisa menggantikan posisi Febri Haryadi di tim favoritnya, Persib. Meski baru mulai menjalani karir olahraga bersama SSB DUPFOC, Raihan juga bermimpi untuk bermain membela Timnas.

Menurut Raihan, akan menjadi suatu kebanggaan baginya serta kedua orangtuanya apabila ia bisa mewujudkan cita-cita tersebut. Maka dari itu, di usanya yang kinu baru menginjak 7 tahun, ia tengah berusaha berlatih segiat mungkin.

"Cita-cita aku ingin jadi pemain Persib dan Timnas, sama seperti Febri," kata Raihan, saat dijumpai di Lapangan Pusdikijas, Jalan Baros, Kota Cimahi, Kamis (7/11/2019)

Meskipun baru masuk SSB, Raihan mengaku sudah menyenangi olahraga sepak bola sejak berusia 4 tahun. Dan keinginannya untuk menjadi pemain sepak bola professional lahir ketika ia menonton Persib.

"Awalnya sering main bola dengan teman-teman di rumah, terus sering menonton pertandingan di TV, Persib sama Manchester United, dari sana Raihan mulai mau latihan di SSB," katanya.

Selain Febri, ia pun mengaku sangat menyukai gaya permainan Paul Pogba. Menurut dia Pogba merupakan pemain yang sangat ideal untuk ditiru. Ia menilai Pogba memiliki akurasi umpan yang baik serta tendangan yang keras.

"Suka Pogba karena dia punya tembakan yang bagus. Lincah juga, dan selalu menjadi penentu kemenangan bagi tim. Aku harap bisa seperti itu saat bertanding bersama DUPFOC," katanya.

Di lapangan hijau, Raihan merupakan pemain penyerang dan ia memiliki skill mengolah bola yang baik terlebih saat didepan gawang, ia akan menjadi sosok yang merepotkan bagi para pemain belakang lawan.

Sejak bermain sepak bola, ia merasa cukup nyaman berada di posisi penyerang. Karena di posisi tersebut ia bisa menentukan kemenangan timnya. "Dari awal memang ingin menjadi penyerang, karena posisi itu menentukan tim," ujarnya.

Dalam menekuni bidang olahraga sepak bola, Raihan mengaku telah didukung oleh kedua orangtuanya. Dan kedua orangtuanyanlahbyang sudah mengatur semua jadwal sekolah Raihan maupun latihan.

"Jadwal belajar sama latihan yang atur ayah sama ibu, jadi tidak terganggu. Karena Ayah sama ibu bilang buat menjadi pemain Persib Raihan juga harus rajin belajar," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA