Ini Cara DBS Soccer Accademy Cetak Pemainnya Agar Punya Skill

Maung Ngora

Senin, 7 Oktober 2019 | 20:21 WIB

191007202539-ini-c.jpg

Ferdy Soegito Putra

DYNAMIC Bandung Selection (DBS) Soccer Accademy cetak para pemain melalui 'football life skill' (FLS). FLS merupakan sebuah program ajaran yang diambil dari nilai-nilai yang terkandung di dalam sepak bola.

"Di dalam pembinaan usia dini, atau grassroot kita tidak mengajarkan anak untuk menjadi juara, namun melahirkan individu yang juara melalui filosofi yang terkandung didalam sepak bola, salah satunya disiplin," kata Pelatih DBS Soccer Accademy, Iwan yang disapa Pa'De saat dijumpai di Lapangan Sepak Bola, KOARMAT AU, Kota Bandung, Senin (7/10/2019).

Selain disiplin, sorang pemain pun bisa belajar saling menghargai. Dan hal tersebut di dapat ketika para pemain mampu bermain fair play. Termasuk kerjasama, dimana sepak bola merupakan olahraga yang membutuhkan kerjasama yang baik.

"Dari sekian banyak pemain, pada akhirnya tidak semua akan menjadi pemain professional. Maka dari itu dari nilai-nilai yang terkandung ini lah yang akan menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Termasuk ketika mereka akan menjadi pemain professional kelak," jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap memberikan pelatihan dasar serta menerapkan Filenesia sebagai kurikulum wajib di DBS Soccer Academy. Dan ketika hal tersebut dikombinasikan, mereka pun mampu menjuarai berapa event sepak bola, seperti di beberapa waktu lalu.

"Jadi juara itu sebagai bonus dari hasil latihan. Alhamdulillah beberapa tim kami di KU 12 tahun (2007) berhasil menjadi juara kedua di Wiranto Cup 2019 sedangkan yang 2009 mereka juara kesatu di Arhanud, kemarin," katanya.

Senada dengan Manager DBS Soccer Accademy KU-12, Misbahudin, menyebut bahwa gelar juara merupakan bonus dari hasil latihan para pemain. Dan saat melakukan pembinaan, pihaknya lebih memberikan pola latihan dasar kepada anak-anak.

"Kita bentuk pemain dari latihan dasar ditambah dengan filenesia. Alhamdulillah semua sudah faham dan mulai menerapkan,"jelasnya.

Membahas mengenai perkembangan pembinaan pemain usia dini di wilayah Bandung Raya. Ia menilai jika semua sudah merata dan tidak ada yang mendominasi. "Sekarang semua sama, apa lagi di level grassroot, terbukti dengan program pembinaan yang baik DBS Soccer Accademy bisa bersaing seperti di Wiranto Cup kemarin, dan beberapa event lainnya," katanya.

Untuk jadwal latihan DBS Soccer Accademy, rutin melaksanakan latihan hampir setiap hari di 2 lapangan berbeda yakni di Lapangan Sepak Bola Pusdikpom Cimahi, dan Lapangan Sepak Bola, KOARMAT AU, Kota Bandung setiap hari Senin,Rabu, Minghu dan Kamis.

"Kita bagi dua kelompok latihan untuk di Lapangan Kormat AU kita khususkan untuk grassroot, sedangkan di Pisdikpom untuk kelompok usia 13 dan 15 tahun karena lebih luas,"pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA