UNI Siap Dirikan Akademi Tahun Depan

Maung Ngora

Selasa, 16 April 2019 | 18:19 WIB

190416181950-uni-s.jpg

Ferdy Soegito Putra

UNTUK membawa pembinaan sepakbola lebih profesional, Persatuan Olahraga (POR) UNI menyatakan siap merealisasikan visi dan misinya untuk membentuk akademi pada tahun 2020 mendatang.

"Ini salah satu visi dan misi POR UNI yang ingin segera membawa pembinaan sepakbola menjadi lebih profesional salah satunya dengan mendirikan akademi," Kata Ketua POR UNI, Benny Oewes yang ditemui di ruang kerjanya Jalan Banteng, Kota Bandung, Selasa (16/4/2019).

Berdiri sejak tahun 1903 , UNI telah dikenal sebagai sekolah sepakbola (SSB) mumpuni yang mampu mencetak pesepakbola handal. Untuk itu, ia yakin dengan didirikannya Akademi, lulusannya akan menjadi pemain yang terbaik.

Untuk berdirinya akademi, saat ini pihaknya mengaku sedang mempersiapkan segala persyaratan yang harus dipenuhu, rencananya Akademi akan diresmikan pada ulang tahun UNI pada 20 Februari 2020 mendatang.

"Sekarang kita sedang mempersiapkan segalanya untuk berdirinya Akademi UNI. Ini cita-cita saya yang ingin segera diwujudkan," ucapnya

Lanjut dia, adapun beberapa persiapan yang tengah ia siapkan diantaranya meliputi revitalisasi lapang UNI ditambah dengan gedung ruang belajar siswa akademi. "Kita memiliki aset berupa lahan lapangan yang mencapai 23.500 meter persegi di daerah Ciwastra, Kota Bandung, dimana disana rencananya akan kita lengkapi dengan gedung ruang belajar," jelasnya.

Ia menilai, dalam mendirikan akademi perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai agar akademi tidak hanya sekedar menjadi nama."Mendirikan akademi itu memang tidak mudah. Kami tak ingin hanya sekedar nama tanpa memiliki fasilitas dan sarana sendiri. Dan Alhamdulillah, UNI punya itu yang semakin menunjang akademi berkualitas," ujarnya.

Tak lupa, Benny juga akan mempersiapkan sumber daya pelatih yang mumpuni. Sebab, tak sedikit mantan UNI yang telah selesai berkarir sebagai pesepakbola profesional akan disekolahkan untuk mengantongi lisensi pelatih standar AFC.

"Pelatih yang merupakan mantan UNI seperti Boy Jati, Egi Nirwan dan Deni Sopandi telah memiliki lisensi C AFC. Kira-kira ada 75 persen pelatih kami sudah berlisensi C AFC. Dalam waktu dekat kami akan mendorong Eka Ramdani untuk mengejar lisensi C AFC," tuturnya.

Dengan demikian, Benny semakin optimis akademi UNI akan diminati pemain usia dini untuk menuntut ilmu sepakbola. Sebab, saat ini saja anak didik UNI ada yang berasal dari Kabupaten Sumedang, Garut hingga Cianjur.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR