Bandung Gudang Talenta Sepak Bola Muda

Maung Ngora

Minggu, 10 Maret 2019 | 19:21 WIB

190310192300-bandu.jpg

Asep Awaludin

RATUSAN siswa, guru, dan orang tua hadir untuk mendukung tim sekolahnya berlaga di babak final regional MILO Football Championship Minggu (10/3/2019).

Kompetisi U-11 antar Sekolah Dasar MILO Football Championship Bandung 2019 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Agus Komarudin di Stadion Siliwangi Bandung.

"Kami dari pemerintah provinsi Jawa Barat sangat menghargai dan mendukung kegiatan MILO Football Championship yang sudah dilaksanakan sebanyak empat kali di Bandung. Saya yakin kompetisi ini akan melahirkan banyak pesepakbola muda yang akan membanggakan Kota Bandung hingga ke tingkat nasional," ungkap Agus Komarudin dalam kata sambutannya.

Kota Kembang sendiri menjadi salah satu gudang talenta muda sepak bola Indonesia. Selama empat tahun menjadi talent scouting, mantan stiker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto mengaku sangat takjub melihat talenta para pemain muda asal Bandung.

Menurutnya, Bandung memiliki segudang talenta muda sepak bola yang bisa menjadi andalan timnas Indonesia. Lahirnya Sekolah Sepak Bola telah memberi dampak positif bagi perkembangan anak-anak di kota inim

"Bandung sangat luar biasa. Banyak bakat yang dimiliki para pemain muda khususnya usia dini," ujar Kurniawan saat jumpa pers final MILO Football Championship Bandung, di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (10/3/2019).

Diakui Kurniawan, hal ini memudahkan tim talent scouting untuk memilih para pemain berbakat. Namun meskipun demikian, Kurniawan mengakui dipusingkan untuk memilih para pemain yang terbaik.

"Sangat memudahkan. Namun di lain pihak, kita juga jadi bingung untuk mencari yang terbaik," katanya.

Sebagai talent scouting, pihaknya akan memilih sebanyak 16 pemain yang nantinya akan dikarantina selama seminggu. Dari 16 orang pemain tersebut, nantinya akan dikerucutkan menjadi 8 orang yang akan mewakili Indonesia di Cina.

"Selama seminggu di asrama, kita akan bina kemampuan para pemain hasil dari MILO Football Championship ini, ungkapnya.

Dijelaskan Kurniawan, dalam MILO Football Championship pihak penyelenggara mewajibkan setiap tim menurunkan pemain puteri. Hal ini, untuk mewadahi para siswa putri yang juga memiliki kemampuan di bidang sepak bola.

Bahkan salah seorang pemain putri hasil ajang ini di Bandung sampai saat ini memperkuat timnas puteri Indonesia.

Sementara pada jumpa pers itu, turut hadir pula Komite Tetap Kompetisi PSSI Kota Bandung, Taufik Rahim serta Category Marketing Nestle MILO, Anastasia Prabaningtyas.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR