180706201138-tak-l.jpg

dokumen galamedianews.com

Yadi Mulyadi.

Tak Lakukan Pembenahan Besar, Tim Pelatih Maung Anom Jaga Mentalitas Pemain Tetap Baik

Maung Ngora

Jumat, 6 Juli 2018 | 20:11 WIB

Wartawan: Sutanto

PELATIH Maung Anom, Yadi Mulyadi mengaku tak melakukan pembenahan besar-besaran usai kekalahan 0-1 dari PSKC Cimahi, 1 Juli 2018 lalu. Menurutnya, permainan Ganiar Latif dan kawan-kawan dinilainya sebanding dengan lawannya.

Yadi mengatakan, tim pelatih tinggal memberikan semangat upaya mentalitas pemain tetap baik.  "Saya tinggal membenahi mentalitas pemain saja karena kalau dari segi teknik permainan mereka enggak berbeda jauh," kata Yadi dikutip dari persib.co.id.

Pasalnya, kekalahan dari PSKC Cimahi pada laga pembuka putaran kedua babak penyisihan Grup D Liga 3 zona Jawa Barat itu diyakini menjatuhkan mental para pemain. Makanya, Yadi akan melakukan pendekatan kepada para pemain untuk bisa kembali menemukan karakter sebenarnya.  Sebagai catatan, mayoritas pemain Maung Anom masih berusia di bawah 23 tahun.

"Mau bagaimanapun, permainan kami tidak akan keluar kalau emosi tetap memuncak dalam pertandingan. Dari segi teknik pemain mampu dan merata. Cuma mereka (PSKC) memang lebih dewasa dari pemain kami," pungkasnya.

Selanjutnya, Maung Anom akan dihadapkan pada tiga laga babak penyisihan Grup D yang digelar berdekatan, yakni Prima Con (8/7), Fearless Rambo (9/7) dan Bintang Muda (11/7).

Di pertandingan selanjutnya, Yadi mengaku akan menerapkan rotasi pemain pada laga kontra Prima Con di Stadion Abipraya, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 8 Juli 2018. Kali ini, tim pelatih akan memberi kesempatan kepada pemain bertahan Muhammad Reggiana atau akrab disapa Reggi.

Yadi menyatakan, Reggi diharapkan bisa memperkuat sektor kanan pertahanan Maung Anom pada putaran penyisihan grup DLiga 3 zona Jabar tersebut..

"Kalau Rizki DG jadi digeser ke tengah menggantikan Ariya (Nugraha), kemungkinan ini akan jadi kesempatan buat Reggi untuk mengisi bek kanan," ujar  Yadi, Jumat (6/7/2018).

Reggi selama ini jarang mendapat kesempatan membela Maung Anom di laga kompetitif. Kali ini, kesempatan itu terbuka lebar. Namun, Yadi akan menanamkan mentalitas bertanding kepada pemain bernomor punggung 28 itu lebih dulu.

"Saya akan melakukan pendekatan agar kepercayaan dirinya tumbuh lagi karena pada dasarnya dia punya kemampuan. Di pertandingan nanti akan kami perlihatkan kalau dia dalam kondisi siap.  Saya selalu melakukan pendekatan personal ke tiap pemain. Ketika pemain itu dipanggil ke Maung Anom. Artinya, mereka sudah siap dan mampu untuk membela Maung Anom," papar Yadi.

Editor: H. Dicky Aditya



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR