Penalti Febri Bawa Persib Tekuk PSIS

Liga Indonesia

Rabu, 6 November 2019 | 20:37 WIB

191106204042-penal.jpg

KEMBALI ke Si Jalak Harupat, Persib Bandung unggul 2-1 atas PSIS Semarang pada babak pertama lanjutan Liga 1 2019 berkat gol Ezechiel N'Douassel dan Febri Heryadi melalui titik putih.

Ini merupakan laga pertama Persib di Si Jalak Harupat (SJH) setelah sempat "terusir" ke Bali dalam dua laga kandang terakhir. Tim Maung Bandung unggul 1-0 atas PSIS pada babak pertama lewat gol cepat Ezechiel N'Douassel pada menit kesembilan.

Tim racikann Robert Rene Alberts itu langsung menekan sejak menit pertama. Meski demikian PSIS sebagai tim tamu juga tidak gentar, terbukti dari beberapa peluang yang didapatkan oleh Laskar Mahesa Jenar pada awal laga.

Pada menit kesembilan publik Stadion Si Jalak Harupat bergemuruh setelah Ezechiel N'Douassel mencetak gol.

Unggul satu gol, Persib terus menyerang hingga tercetak beberapa peluang emas melalui Ezechiel. Namun penyelesaian kurang tenang hingga tidak berbuah gol. Terlebih dengan keluarnya Kevin akibat cedera. Babak pertama Persib unggul 1-0 atas PSIS.

Memasuki babak kedua, PSIS mengambil inisiatif menyerang. Terbukti mereka mampu menciptakan peluang berbahaya. Menit 65, Bruno Silva berhasil menjebol gawang I Made Wirawan lewat tendangan memutar memanfaatkan bola liar dari Supardi.

PSIS berhasil menyamakan 1-1. Saling serang terjadi usai gol Bruno Silva. Namun lagi lagi penyelesaian akhir dari penyerang kedua kesebelasan tidak berbuah gol.

Pada menit 73, Febri menyisir dari sisi kiri PSIS kemudian mengirim umpan ke kota penalti. Ezechiel mencoba memanfaatkan umpan itu didorong dan dijatuhkan pemain belakang PSIS. Wasit pun menunjuk titik putih.

Febri Heryadi yang menjadi algojo mampu menjalankan tugasnya. Tendangan kaki kirinya mampu membawa Persib unggul 2-1. Keunggulan ini bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan kemenangan ini posisi Persib naik ke urutan 8 dengan 37 poin. Sementara PSIS tertahan di posisi 13 dengan 28 poin.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA