Hadapi Putaran Kedua Liga 2, PSGC Kontrak 3 Pemain Baru

Liga Indonesia

Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:53 WIB

190820205330-hadap.jpg

MENGHADAPI putaran kedua Liga 2 Indonesia 2019 yang bakal berlangsung lebih keras,  Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC) terus melakukan pembenahan pemain. Tiga pemain baru resmi dikontrak untuk memerkuat tim berjuluk Laskar Galuh.

Tiga pemain baru yang diikat kontrak memerkuat PSGC yakni Edo Pratama mantan pemain PSIM Yogyakarta, Choiril Hidayat mantan pemain PSMS Medan (winger) serta Engkus Kuswaha mantan pemain Martapura FC (striker) . Sebelumnya menajemen memutus kontrak beberapa pemain lama serta mendatangkan 8 pemain untuk ikut seleksi.

“Ketiga pemain tersebut sesuai dengan kebutuhan tim yang saat ini tengah konsentrasi menghadapi putaran kedua Liga 2 Indonesia. Ketiganya merupakan rekomendasi dari pelatih, setelah sebelumnya juga mengikuti seleksi ketat,” tutur perwakilan manajemen PSGC, Erwan Dermawan kepada wartawan Pikiran Rakyat, Nurhandoko Wiyoso, Selasa ( 20/8/2019).

Dia berharap, datangnya pemain baru mampu mendongkrak posisi PSGC menjadi lebih baik. Setidaknya mampu memertahankan kesebelasan kebanggaan warta tatar Galuh Ciamis tetap bertahan di Liga 2 tahun 2019.

“Prestasi putaran pertama kurang menggembirakan, akan tetapi pada putaran kedua, kami optimis dan memiliki harapan kembali bangkit,” ujarnya.

Erwan menambahkan masih membutuhkan beberapa pemain, untuk menutup posisi yang selama ini dinilai lemah. Beberapa calon juga masih mengikuti seleksi, untuk keputusan pepamin yang bakal direkrut, pihak manajemen masih menunggu keputusan pelatih.

“Ada beberapa posisi yang perlu dibenahi, dengan demikian hal tersebut harus segera diatasi. Kami harus berburu waktu, karena putaran kedua bakal berlangsung tidak lama lagi. Tentunya kami merekrut pemain yang terbaik,” tambahnya.

Sementara itu Engkus Kuswaha mengaku selama ini banyak membela kesebelasan di luar Jawa Barat. Dia juga mengaku gembira dapat bergabung membela PSGC. Selain itu juga bertekad memberikan yang terbaik untuk kesebelasan Laskar Galuh.

“Saya siap berjuang bersama dengan PSGC. Siap bekerja keras untuk mengharumkan PSGC baik di tingkat jawa barat maupun nasional. Ini merupakan ajang pengabdian saya untuk sepakbola Jawa Barat,” ujarnya.

Seperti diketahui mengakhiri putaran pertama Liga 2 Indonesia 2019, PSGC berhasil maraih tiga angka penuh ketika menghadapi Blitar FC (Blitar Bandung United FC, Persib B) dengan skor tipis 0 -1, saat bermain di Stadion Galuh Minggu ( 18/8/2019). Gol semata wayang yang dilesakkan  oleh Arif Budiman dimenit 50 berhasil menyelamatkan PSGC dari posisi juru kunci. Menempati posisi 10 dari 12 tim. Dari 11 kali pertandingan, PSGC hanya mengantongi 7 point, hasil dari 2 menang, 1 seri dan 8 kalah.

Selama berlangsungnya putaran pertama Liga 2 Indonesia, PSGC pernah dilatih oleh Herrie Setyawan (mantan asisten pelatih Persib). Akan seiring perjalanan waktu, yang bersangkutan mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut juga tidak lepas jebloknya prestasi PSGC saat melakoni pertandingan hingga pertengahan putaran pertama Liga 2.

Untuk mengisi kekosongan, PSGC juga sempat membidik mantan pelatih Persib dan Persebaya yakni Djajajng Nurdjaman alias Djanur. Akan tetapi yang bersngkutan menolaknya, karena memilih gabung dengan Barito Putra.

Bocoran yang beredar PSGC bakal dilatih oleh pelatih daerah, Andri Wijaya, yang sebelumnya pernah mengangkat prestasi Porda Kabuoaten Ciamis merebut posisi juara kedua Porda jabar tahun 2014, serta pernah menjadi asisten pelatih PSGC. Saat ini  yang bersangkutan tengah menyelesakan kursus lisensi kepelatihan B AFC di Yogyakarta.

Sejeak ditinggal pelatih Herrie, praktis PSGC hanya dilatih oleh asisten pelatih Dicky Adithia Nugraha didampini Direktur Teknik PSGC Heri Rafni Kotari.  Heri yang sebelumnya pernah menjadi pelatih PSGC, saat ini tidak menjadi pelatih kepala karena terganjal aturan lisensi kepelatihan yang mewajibkan B AFC.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA