Himpaudi Margaasih Gelar Gernas Baku

ISTIMEWA

Camat Margaasih, Drs. Asep Ruswandi didampingi istrinya Bunda PAUD Kecamatan Margaasih, Nopi Nurlaela menyimak simulasi orangtua murid membacakan buku cerita kepada anaknya dalam acara Gernas Baku di TK/KB IT Asri, Kompleks Bumi Asri Mekarrahayu, Desa Mekararahyu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/5/2018).

Himpaudi Margaasih Gelar Gernas Baku

Kabar Literasi

Minggu, 6 Mei 2018 | 20:03 WIB

Wartawan:

KETUA Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Margaasih, Imas Mulyati, S. Pd mengatakan, Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku kepada Anak (Gernas Baku) yang merupakan kegiatan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga diharapkan bisa mengembangkan literasi.
Diharapkan, dapat meningkatkan minat baca anak dan memperkuat hubungan sosial emosional anak dengan orangtua.

"Kegiatan ini akan berhasil, apabila dilaksanakan oleh seluruh satuan PAUD yang didukung orangtua dan masyarakat," tegas Imas saat membuka kegiatan Gernas Baku di TK IT Asri, Kompleks Bumi Asri Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/5/).

Apresiasi Gernas Baku seperti dalam rilis yang diterima Galamedia, diselenggarakan dalam rangka mendorong partisipasi satuan PAUD pada pelaksanaan Gernas Baku.
Himpaudi Kecamatan Margaasih sebagai bagian dari Himpaudi se Indonesia merespon positif gerakan ini, dengan kesepakatan bersama, maka pihaknya melaksanakan rangkaian kegiatan Gernas Baku di beberapa area/lembaga PAUD non formal di Kecamatan Margaasih.

"Mendorong satuan PAUD untuk mendukung upaya pengembangan minat baca anak sejak usia dini. Selain itu, juga mendorong pelibatan orangtua di satuan pendidikan dalam pengembangan literasi anak. Juga yang tak kalah pentingnya, menumbuhkan minat baca anak," tegasnya.

Camat Margaasih, Drs. Asep Ruswandi menegaskan, minat baca masyarakat hingga saat ini masih rendah ini dibuktikan dengan hasil survey dunia, Indonesia berada di rangking kedua dari bawah. "Minat baca masih rendah, terbukti hasil survey dunia, Indonesia kedua terendah," tegasnya.

Maka dari itu melalui kegiatan Gernas Baku ini, diharapkan para orangtua jadi motivator dalam mengggalakkan anak gemar membaca. "Mudah-mudahan denang Gernas Baku para orangtua jadi motivator anak untuk giat membaca," katanya.
Acara Gernas Baku tingkat kecamatan itu, diikuti 20 Kelopok Belajar (KB) /TK dengan mewakili lima siswa dan lima oratuanya. Dalam acara tersebut digelar simulasi orangtua membacakan buku cerita kepada anak, kemudian setelah membacakan buku cerita ada dialog diantara mereka. Sehingga suasana ceria dan kelucuan pun membuat yang hadir pada senyum dan ketawa.

Kepala Sekolah PG/TK Islam Terpadu (IT) Asri dan juga selaku Ketua Pelaksana Gernas Baku Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Yani Dewayani,S.Pd mengatakan, kegiatan Gernas Baku merupakan kegiatan yang secara langsung dilakukan dengan orangtua menjadi lebih mudah penerapannya pesan yang baik dan mendidik "Kami merasa berterima kasih kepada semua pihak, yang membantu terlaksananya kegiatan di TK/KB IT Asri. Melalui kegiatan ini, para orangtua in syaa Alloh akan menerapkan di rumah menceritakan buku apa saja sebagai jendela ilmu bagi anak sejak dini dibiasakan. Supaya bila sudah terbiasa, anak akan timbul gemar dan mencari informasi tentang berbagai hal. Lewat buku-buku yang menarik itulah, anak akan berahlak," harap Yani.

Maka ia pun berpesan kepada para orangtua murid, mari sebaik-baiknya menceritakan buku yang dicontohkan baik kisah atau teladan yg disampaikan dari Al Quran. Sediakan waktu baca, pasilitasi dekatkan dengan buku-buku perpustakaan baik di sekolah , dirumahnya, atau ditempat lain, karena di sekolah waktunya sangat terbatas. "Selain membaca buku, utamakan juga gemari baca quran dulu, lalu baca buku yang lain," katanya.

Simulasi orangtua membaca buku cerita ke anak perwakilan dari TK IT Asri, diwakili Ranggi Agustia dan putrinya Hijri Amali Fathatuzzuhroni dan Triwulan Andria R dan putranya Ananda Daffa Putra Raizan (Daffa).
Bunda Triwulan yang biasa disapa Mam Daffa mengaku, merasa senang sekali diadakan acara seperti tadi (Gernas Baku) di sekolah. Jadi bisa menumbuhkan minat baca anak.

"Semoga acara seperti tadi (Gernas Baku) sering dilaksanakan di sekolah dengan acara yang lebih baik, lebih bisa menyenangkan bagi anak," harapnya.
Seorang siswa Daffa mengaku sangat senang, banyak buku bisa baca di sekilah juga bisa pinjem dibwa ke rumah. "Daffa sih seneng, bisa pinjem buku banyak di sekolah ada buku Dinosaurus lagi, seru," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR