Evaluasi BUMD Harus Dilakukan Dengan Teliti

Kabar DPRD Jabar

Kamis, 11 Juli 2019 | 20:19 WIB

190711194851-evalu.jpg

dok

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari

KETUA DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari menilai, rencana penutupan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus melalui kajian yang serius. Dari beberapa catatan yang disampaikan adalah hasil dari evaluasi dari tiap-tiap komisi dalam pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD).   

“Catatan tersebut bukan hanya kali ini disampaikan, saat LKPJ Gubernur kami sampaikan bahwa penataan BUMD menjadi hal wajib yang dilakukan oleh Pemerintah Jawa Barat”ucap Ineu usai memimpin Rapat Paripurna, Kamis (11/7/2019).   

Ineu menambahkan, Jawa Barat memiliki cukup banyak BUMD namun hingga saat ini baru BUMD Keuangan saja yang baru memberikan report kemajuan.
 
“Tujuan BUMD adalah selain menyerap tenaga kerja juga harus memberikan deviden kepada pemerintah daerah yang semuanya digunakan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut ia terus mendukung BUMD agar mengalami kemajuan. Sehingga apa yang direncanakan oleh pemerintahan yang baru ini yaitu BUMD Juara dapat terealisasi.
 
“Pada P2APDB terdapat beberapa catatan yang betul-betul harus ditindak lanjuti oleh pemerintah provinsi. Saya minta ini dilakukan kajian yang betul-betul dan sunggug-sungguh untuk BUMD ini, karena ketika ada BUMD yang merugi dan dilakukan penutupan (BUMD) harus dilakukan dengan langkah-langkah yang baik karena terkait dengan tenaga kerja dan sebagainya,” ujarnya.
 
Ineu berharap, rencana revitalisasi dan penutupan BUMD menjadi bahan diskusi Pemerintah Daerah dengan DPRD dalam rangka mengkaji secara keseluruhan BUMD yang ada di Jawa Barat.
 
“Ketika mendirikan, penyertaan modal hingga berjalannya BUMD itu secara bersama-sama. Sehingga hal ini harus dilakukan kajian yang mendalam. Karena kami pun memiliki catatan-catatan terhadap BUMD atas hasil pengawasan kami,” katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA