Daddy, "TPPAS Nambo Bisa Beroperasi Juni 2020"

Kabar DPRD Jabar

Senin, 13 Mei 2019 | 12:27 WIB

190513122906-daddy.jpg

ist

tempat Pemrosesan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo di Kabupaten Bogor bakal beroperasi penuh mulai Juni 2020. Hal itu terungkap setelah Komisi IV melakukan kunjungan kerja (kunker) ke TPPAS Nambo.

"Saat ini pembangunan TPPAS masih terus berjalan," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, Minggu (12/5/2019).

Pada April 2020, lanjutnya, TPPAS akan diujicoba. Selama masa tersebut, pihak pengelola akan menggratiskan biaya atau tipping fee.

TPPAS Nambo diharapkan menjadi proyek percontohan pengolahan dan pemrosesan akhir sampah ideal di Jawa Barat. Pengoperasian TPPAS Nambo bekerja sama dengan perusahaan Korea selama 25 tahun.

Hasil akhir dari pengolahan sampah tersebut berupa RDF (refused derived fuel). RDF yang dihasilkan sudah dikontrak akan dibeli oleh pabrik semen yang letaknya tidak jauh dari lokasi TPPAS.

TPPAS yang luasnya 55 hektare tersebut terletak di Desa Lulut dan Nambo. Sehingga, tidak aneh kalau kemudian ada yang menyebutnya TPPAS LUNA (LUlut-NAmbo). Adapun kapasitasnya diharapkan dapat mengolah dan memproses sampah 1.600 ton per hari.

Dengan kapasitas tersebut,  TPPAS LUNA diharapkan dapat melayani sampah dari tiga wilayah di Jawa Barat, yakni Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor. Selain itu, pelayanan diharapkan pula dapat diberikan untuk Tangerang.

TPPAS LUNA belum menerapkan teknologi tinggi mengingat banyak hal. Misalnya, hal itu dipengaruhi input, output, dan tipping fee. Teknologi yang digunakan dapat dikategorikan paling rendah.

Hal itu berbeda jauh dengan teknologi yang diterapkan di beberapa negara, baik di Eropa maupin di Asia. Korea Selatan, misalnya,  sudah menerapkan teknologi tinggi. Tipping fee di Negeri Ginseng tersebut sekitar Rp1 juta per ton. Bandingkan dengan tipping fee sampah yang masuk ke TPPAS LUNA yang di dalam kontraknya hanya mencantumkan Rp125.000.

Terlepas dari itu semua, TPPAS Nambo diharapkan menjadi contoh pengolahan sampah ideal di Jawa Barat.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR