Pansus VIII Selesaikan Pembahasan Raperda RPJMD dan RPJPD Perubahan

Kabar DPRD Jabar

Sabtu, 9 Februari 2019 | 08:48 WIB

190209084944-pansu.jpeg

ist

Pansus VIII DPRD Provinsi Jawa Barat usai rapat kerja dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat dan Biro Hukum Provinsi Jawa Barat, Jumat (8/2/2019), di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Jawa Barat, Jln. Diponegoro.

PIMPINAN dan anggota Panitia Khusus (Pansus) VIII DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat dan Biro Hukum Provinsi Jawa Barat. Rapat kerja dilaksanakan di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Jawa Barat, Jln. Diponegoro, Jumat (8/2/2019).

Rapat kerja membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023  dan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025.

"Alhamdulilah hari ini (Jumat, 8/2/2019), Pansus VIII telah menyelesaikan pembahasan kedua raperda tersebut dengan eksekutif," ungkap Ketua Pansus VIII, Yod Mintaraga, Jumat (8/2/2019).

Hasil pembahasan kedua raperda tersebut akan dilaporkan kepada Pimpinan Dewan pada Senin (11/2/2019) mendatang.  Menurut Yod, rencananya hasil pembahasan akan disampaikan pada Senin pagi.

"Kalau tidak ada perubahan, pada hari yang sama pukul 13.00 WIB, Rapat Paripurna Dewan akan mengesahkan kedua raperda tersebut menjadi perda," ujarnya.

Yod mengungkapkan, RPJMD Tahun 2018-2023  sesuai dengan visi Jawa Barat, yaitu Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi. Sementara itu, ada lima misi dengan berbagai rencana strategis dan beberapa program unggulan dengan 29 indikator kinerja utama Gubernur Jawa Barat dan indikator makro.

Menurut Yod, ada lima isu strategis RPJMD Jawa Barat 2018-2023. Isu strategis tersbut adalah, adalah, kualitas nilai kehidupan dan daya saing sumber daya manusia; kemiskinan, pengangguran, dan masalah sosial; pertumbuhan dan oemerataan pembangunan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan; produktivitas dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan; dan reformasi birokrasi.

Melalui RPJMD ini, diiharapkan lima tahun kedepan masyarakat Jawa Barat lebih baik lagi kehidupannya. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pun lebih meningkat lagi.

"Arahnya Jawa Barat menjadi juara di segala bidang dibandingkan dengan provinsi lain," katanya.

Yod menyebutkan, isu strategis RPJMD Jawa Barat 2018-2023 adalah, kualitas nilai kehidupan dan daya saing sumber daya manusia; kemiskinan, pengangguran, dan masalah sosial; pertumbuhan dan oemerataan pembangunan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan; produktivitas dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan; dan reformasi birokrasi.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR