PD Kebersihan Siapkan Inovasi dan Langkah Penerapan Perda Baru

Kabar Balai Kota Bandung

Kamis, 25 April 2019 | 05:32 WIB

190425053406-pd-ke.jpg

Bagian Humas Setda Kota Bandung

GUNA  menjalankan amanat Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolan Sampah, PD Kebersihan Bermartabat menyiapkan sejumlah inovasi. Mulai dari perubahan bentuk kelembagaan sampai inovasi strategi bisnis.

Direktur Utama (Dirut) PD Kebersihan Bermartabat, Deni‎ Nurdyana Hadimin menuturkan dengan Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 tersebut ‎maka tugas penyapuan dan pengangkutan bakal menjadi tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung.

Meski begitu, PD. Kebersihan tetap akan mengurus masalah sampah di Kota Bandung hanya dengan model dan strategi berbeda.

"PD Kebersihan akan menyerahkan penyapuan dan pengangkutan sampah ke DLHK pada 2021. Kita akan lebih fokus  ke bisnis, bank sampah, pelayanan khusus B3 dan sejenisnya. Teknologi juga tetap jalan di Cicabe pusat daur ulang sampah sedang dibangun itu bantuan dari PUPR," ucap Deni di sela-sela rapat kerja PD. Kebersihan di Hotel Sheraton Yogyakarta, Rabu (24/9/2019).

Dalam rilis yang diterima galamedianews, Deni menuturkan, sekalipun kewenangan penyapuan dan pengangkutan beralih ke DLHK, namun kolaborasi bersama PD. Kebersihan tetap berjalan. Justru akan mempertegas posisi antara DLHK sebagai regulator dan PD Kebersihan selaku operator.

Untuk itu, dalam rapat kerja ini membahas sejumlah alternatif perubahan kelembagaan PD. Kebersihan guna menyesuaikan Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018. Nantinya, hasil pengkajian bersama staf khusus dan Dewan Pengawas akan menjadi rekomendasi kepada pimpinan.

‎"Sebenarnya ada beberapa alternative. Kemungkinan besar untuk pelayanan publik itu akan menjadi Perumda (Perusahaan Umum Daerah), dan ini harus dibahas. Kalau ganti harus ada perubahan dari Perdanya dari PD (Perusahaan) menjadi Perumda, dan orientasinya lebih banyak ke bisnis," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, poin penting yang harus diutamakan dalam rapat kerja ini ‎yakni memastikan kebersihan di Kota Bandung tetap terjaga. Pelayanan kepada masyarakat untk urusan sampah juga tetap menjadi prioritas.

"Saya berpesan supaya Raker ini menciptakan inovasi, kreativitas tapi juga aplikatif buat PD Kebersihan. Kuncinya tetap bisa menjaga Bandung bersih. Karena kebersihan itu muka suatu kota. Kota yang beradab adalah kota yang bersih‎," ucap Yana.

‎"Bisa saja akhirnya PD Kebersihan berinovasi bisnis pengolahan sampah. Sampah medis, B3 atau sampah komersil. Saya lihat ada semangat tinggi PD Kebersihan bertransisi mengubah rencana bisnisnya," tambahnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR