Mang Oded : Perempuan Subjek Pembangunan Kota Bandung

Kabar Balai Kota Bandung

Minggu, 21 April 2019 | 13:02 WIB

190421132216-mang-.jpg

Rio Ryzki Batee

WALI Kota Bandung, Oded M. Danial menghormati kaum perempuan sebagai subyek pembangunan. Sehingga telah berkontribusi pada pembangunan di Kota Bandung.

"Perempuan adalah tiang negara. Jika perempuannya baik maka negara pun akan baik, begitu pula sebaliknya," ungkapnya pada peringatan Hari Kartini di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, Minggu (21/4/2019).

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan perjuangan RA Kartini melalui surat-suratnya. Dimana sosok tersebut, dikenal sebagai tokoh emansipasi yang percaya bahwa perempuan memiliki hak dan derajat yang sama, khususnya dalam memperoleh pendidikan.

Lebih jauh, Ia mengimbau agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menghargai peran kaum wanita dalam mengakselerasi pembangunan.

“Dengan peringatan di Kota Bandung ini tentu saja sebagaimana pemikiran Ibu Kartini bahwa beliau ingin meningkatkan emansipasi wanita. Artinya bagaimana meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pembangunan di negeri yang kita cintai ini,” tuturnya.

Mang Oded juga mengapreasiasi para perempuan di Kota Bandung, yang senantiasa bergerak aktif dalam berbagai kegiatan yang mendorong pembangunan.

ASN Pemkot Bandung sendiri didominasi oleh perempuan, yakni sebesar 57 persen, bahkan 38 persen jabatan struktural pun dipegang oleh kaum hawa tersebut. Jumlah tersebut belum termasuk para perempuan yang aktif di organisasi sosial.

“Saya sangat merasa optimis karena hari ini indikator pergerakan kaum wanita di Kota Bandung luar biasa,” katanya.

Ia juga mendukung para perempuan untuk mendapat kesempatan seluas-luasnya berkiprah dan mengembangkan potensi diri. Kendati demikian, tetap berpesan agar para wanita juga senantiasa menjalankan fitrahnya untuk menjadi sekolah pertama bagi keluarganya. Maka, lanjut Oded, perempuan harus cerdas dan berdaya.

"Tantangan terbesar itu kepada kaum wanita, bukan kaum laki-laki, karena secara pekerjaannya saja secara fitrah insaniahnya wanita itu lebih dari laki-laki," ujarnya.

Dikatakannya selain beraktivitas di luar rumah yang bermanfaat bagi masyarakat, juga saat di rumah para perempuan pun tetap bekerja mendampingi suami dan mendidik anak-anaknya.

"Saya berpesan kepada kaum wanita khususnya, mari kita fastabiqul khairat (berlomba-lombalah dalam kebaikan) dengan kaum laki-laki," tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR