Banjir Protes, Baru Diluncurkan Sandal Kontroversial Blackface Katy Perry Langsung Ditarik

Hiburan

Selasa, 12 Februari 2019 | 16:00 WIB

190212155628-banji.jpg

dailymail

Dianggap rasis, Katy Perry akhirnya menarik koleksi sandal teranyar rancangan Katy Perry Collections. Ini gara-gara penyanyi yang melejit dengan Fireworks itu meluncurkan desain yang dianggap melecehkan kalangan kulit berwarna.

Dikutip dari DailyMail, Selasa (12/2/2019) dijual dengan banderol $129 stau sekitar Rp 1,8 juta di  Dillard's dan Walmart, sandal kontroversial  'Rue Face Slip On Loafers dan Ora Face Block Heel Sandal langsung menjadi sasaran kritik.

Katy Perry kembali tersangkut kasus kultural.

The latest controversy.

Sama-sama berdesain siluet wajah, salah satunya yang berwarna hitam dengan sepasang mata, hidung plus mulut berwarna merah, sandal mahal ini langsung dikaitkan dengan aksi blackface, menghitami  wajah yang dianggap melecehkan kaum berwarna.

Sumber TMZ mengatakan pihak desain menyebut dua model sepatu yang diprotes keras di berbagai lini medsos itu tidak pernah dimaksudkan untuk sesuatu yang ofensif. “Tapi guna  menghormati dan tetap peka dengan isu yang berkembang tim sedang dalam proses menarik sepatu." Demikian rilis resmi dari pihak Katy Perry. 

The comments.

Sebelumnya Gucci lebih dulu menuai protes untuk isu blackface.

Pertama kali muncul penyanyi Masika Kalysha menyerang Katy Perry untuk desain ofensif koleksinya bahkan sebelum Grammy. Dan rupanya Masika tak sendiri. Banyak yang sepakat jika desain tadi sangat mengundang beragam pretensi.

Sebelumnya gara-gara isu yang sama, rumah mode Prada dan Gucci yang merilis sweter balaklava juga meminta maaf atas rancangan yang ofensif terhadap mereka dengan kulit berwarna. Sweter Gucci ini membuat pemakai tampak seperti memiliki wajah berkulit hitam.  Dan  Katy sendiri bukan kali ini saja menjadi sasaran kritik untuk alasan kultur. 

Salah satunya penampilan di ajang AMA 2013 di mana ia berpenampilan  sebagai geisha. Di tahun yang sama, kritik kembali membanjir gara-gara model rambut cornrows dalam video This is How We Do.

Bukan kasus pertama.

Sweter kontroversial Gucci.

Gucci merilis permintaan maaf.

Katy pun meminta maaf atas apropriasi kulturalnya dalam wawancara tahun 2017 dengan aktivis Black Lives Matter, DeRay McKesson. Ia  mengatakan  mungkin dirinya tidak pernah memahami perjuangan budaya lain dan akan terus memperkaya diri dengan pengetahuan kultural. 

Until this happened..



Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR