Pasca Pilkades, Polres Garut Terus Lakukan Patroli

Halo Polisi

Kamis, 7 November 2019 | 19:34 WIB

191107190454-pasca.jpg

Agus Somantri


MESKI pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Garut sudah selesai dilaksanakan pada Selasa (5/11/2019) lalu. Nnamun hingga saat ini jajaran Kepolisian Resor (Polres) Garut masih terus melakukan patroli, terutama ke sejumlah wilayah dinilai rawan.

Kapolres Garut, AKBP Dede Yudi Ferdiansah mengatakan, pihaknya bersama Kodim 0611 Garut masih terus memantau perkembangan wilayah pasca Pilkades. Karena setelah penghitungan suara selesai potensi kerawanan cukup tinggi, terutama dari pihak yang kalah.

Meski begitu, diakui Dede, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya indikasi kecurangan dalam pelaksanaan Pilkades tersebut. Dan sejauh ini kondisi keamanan pun masih tetap terkendali.

"Sejauh ini belum ada indikasi kecurangan. Kondisinya juga tetap aman dan terkendali. Semuanya berpartisipasi dengan baik," ujarnya, Kamis (7/11/2019).

Menurut Dede, dari 125 desa yang menggelar Pilkades, antusias masyarakat sangat tinggi. Hal itu dapat terlihat hampir di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang dipadati masyarakat.

"Untuk beberapa lokasi yang dinilai rawan, kami turunkan personil lebih banyak. Ada bantuan juga dari Brimob," ucapnya.

Dede menyebutkan, sehari sebelum pencoblosan pihaknya juga sempat mengamankan seorang warga di Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Warga tersebut mengancam warga lainnya dengan menggunakan senjata tajam agar memilih salah satu calon kepala desa yang dijagokannya.

"Diamankan warga, polisi dan TNI. Sekarang masih ditahan di Mapolres," katanya.

Dede menuturkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang membawa senjata tajam tersebut. Jika terbukti, maka pelaku bisa dikenakan Undang-Undang darurat karena mengancam dengan kekerasan.

"Dia (pelaku) mengancam warga untuk memilih salah satu calon. Padahal dia ini bukan warga Tanjungkarya. Ada temannya yang jadi salah satu calon di situ (Tanjungkarya)," ucapnya.

Meski sempat terjadi keributan, lanjut Dede, namun insiden tersebut tak sampai menghambat jalannya pdelaksanaan Pilkades di Desa Tanjungkarya. Secara umum, proses Pilkades berjalan aman dan lancar.

Dede menambahkan, hingga saat ini sejumlah petugas masih disiagakan di desa-desa untuk memantau perkembangan pasca Pilkades. "Anggota masih di desa, masih siaga memantau perkembangan," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA