Kapolres Bandung Berharap Pemadaman Kebakaran Hutan Bisa Gunakan Helikopter

Halo Polisi

Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:55 WIB

191010125655-kapol.jpg

Engkos Kosasih

POLRES Bandung menaruh perhatian besar terhadap proses pemadaman kebakaran di kawasan objek wisata Kawah Putih Rancabali Ciwidey dan Gunung Puncak Megah Malabar Cimaung Kabupaten Bandung. Salah satunya terus berupaya pemadaman bisa menggunakan helikopter.

"Pada tadi pagi (Kamis, 10/10/2019) pukul 07.00 WIB, dilaksanakan rapat koordinasi dengan BNPB di Lanud Husein Bandung. Hal itu dalam upaya kesiapan melakukan pemadaman api di dua lokasi kebakaran hutan. Pertama di kawasan Kawah Putih dan kedua di Puncak Megah Pegunungan Malabar," kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan kepada wartawan di rumah dinas Bupati Bandung Komplek Pemkab Bandung Soreang, Kamis siang.

Seusai melaksanakan rapat koordinasi, lanjut Indra, sekitar pukul 08.00 WIB, sejumlah pihak melaksanakan survei dengan menggunakan pesawat helikopter meninjau lokasi kebakaran hutan di kawasan objek wisata Kawah Putih Rancabali Ciwidey.

"Namun karena terpantau ada awan rendah di kawasan Kawah Putih itu, tak memungkinkan untuk dilakukan pemantauan kebakaran hutan. Akhirnya pemantauan bergeser ke Puncak Megah Gunung  Malabar," kata Indra.

Saat ini, imbuh Indra, pemadaman api di lokasi kebakaran hutan di Puncak Megah Malabar tersebut sangat memungkinkan untuk dilakukan pemadaman dengan menggunakan pesawat helikopter dengan sistem waterboombing.

Ia mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan, khususnya di kawasan hutan Kawah Putih sudah tak ada titik api, dan yang tersisa kepulan asap dari bekas kebakaran hutan tersebut.

"Pendinginan di lokasi kebakaran hutan di kawasan Kawah Putih dengan cara menggunakan manual. Di antaranya menggunakan mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung. Yaitu dengan cara menggunakan selang yang disalurkan ke lokasi kebakaran," ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolres menuturkan, pada rencana awal, pemantauan lokasi kebakaran hutan di Kawah Putih itu merupakan yang pertama dan kedua di Puncak Megah Malabar. Namun akhirnya, pemantauan pertama akhirnya dilaksanakan di Puncak Megah Malabar, dan dilanjutkan ke Kawah Putih Rancabali Ciwidey.

Untuk menanggulangi peristiwa kebakaran hutan di dua titik di Kabupaten Bandung itu, kata Indra, khususnya di Kawah Putih disiagakan tim gabungan sebanyak 285 personel. Sedangkan di Puncak Megah Malabar sebanyak 200 personel berasal dari tim gabungan.

Ia mengatakan, pemadaman api dengan sistem  waterboombing dengan menggunakan helikopter  di kawasan hutan Puncak Megah Malabar, pengambilan airnya di Situ Cileunca Pangalengan. Sedangkan pemadaman api di Kawah Putih pengambilan airnya di Situ Patengan Rancabali.

"Situ Cileunca dan Situ Patengan sangat memungkinkan untuk pengambilan air dalam proses pemadaman api di lokasi lahan hutan yang terbakar," katanya.

Editor: Brilliant Awal



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA