14 Hari Operasi Patuh, Sepeda Motor Dominasi Pelanggar Lalin

Halo Polisi

Rabu, 11 September 2019 | 18:58 WIB

190911190034-14-ha.jpeg

Dally Kardilan

HINGGA hari terakhir operasi patuh lodaya 2019 yang digelar Satuan Lalu-lintas Polres Subang, ternyata paling banyak melakukan pelanggaran dari pengguna sepeda motor. Ribuan lembar tilang pun sejak 29 Agustus – 11 September dilayangkan kepada pengunaan roda 2 maupun 4.

“Selain tilang kita pun melakukan teguran kepada pegguna kendaraan baik roda 2 maupun 4 sedikitnya mencapai 1.865 teguran, sedangkan tilang mencapai 4.131 pengendara, “kata Kapolres Subang, AKBP H.Muhammad Joni melalui Kasatlantas AKP H Bambang Sumitro didampingi KBO-nya, Iptu Ikin, Rabu (11/9/2019) sore.

Dijelaskan, dari sekian ribu penindakan sebagian pelanggar merupakan pengendara roda dua karena tidak mengenakan helm, melawan arus dan tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), serta berkendaran di bawah umur," kata Kasatlantas. Namun dari jumlah pelanggar ini, untuk kesadaran memiki SIM ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya, sedangkan membayar pajak kurang.

Hal ini tebukti dengan barang bukti yang diamankan berupa SIM hanya 726 tahun sebelumnya 825, STNK 3.236 tahun sebelumnya 1.930 dan kendaraan pun menurun hanya 169 dibanding tahun sebelumnya mencapai 239 kendaraan. “Untuk pelanggaran sepeda motor mencapai 3.596 dan mobil penumpang, bus, barang maupun kendaraan husus hanya 535, kebanyak karena tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara, “jelasnya.

‎Semoga saja, Operasi Patuh Lodaya 2019 yang telah dilakukan semakin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat berlalu lintas, guna terwujudnya kamseltibcarlantas dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden serta pelantikan DPR, DPD, dan DPRD.

Pantauan galamedianews.com sendiri pada saat gelar razia terakhir di seputaran Wisma Karya tampak pelanggar pengguna sepeda motor sangat mendominasi. Hasilnya 454 terkena tilang dan 125 teguran. Hanya saja jumlah tersebut ditambah dari hasil razia pagi hari.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA