Polres Garut Hentikan Kasus Hukum A alias Raya

Halo Polisi

Sabtu, 7 September 2019 | 18:19 WIB

190907175127-polre.jpg

Agus Somantri

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Amrin Mappaseng.

KEPOLISIAN Resor (Polres) Garut akan menghentikan perkara hukum yang menjerat tersangka A alias Raya dalam kasus video 'Vina Garut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut, AKP Maradona Amrin Mappaseng, mengatakan, penghentian kasus hukum kepada A alias Raya dihentikan karena yang bersangkutan sudah meningal dunia.

"Betul, perkara dengan tersangka A kami hentikan, karena telah meninggal dunia," ujarnya, Sabtu (7/9/2019).   

Menurut Maradona, meski perkara untuk almarhum A alias Raya sudah dihentikan, namun kasus tersebut belum ditutup, karena masih ada dua tersangka lainnya yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Untuk tersangka V dan W tetap dilanjutkan prosesnya. Tak berpengaruh meskipun tersangka A sudah meninggal," ucapnya.

Maradona menyebutkan, terkait keinginan tersangka V untuk melayat ke keluarga almarhum yang merupakan mantan suaminya itu, hingga saat ini pihaknya belum menerima permohonan resmi, baik dari V maupun kuasa hukumnya.   

"Jadi belum bisa memastikan, karena belum ada permohonan resmi masuk kami.Makanya, kami belum bisa tindaklanjuti permohonannya," katanya.

Sebelumnya, Polres Garut telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus video pornografi 'Vina Garut' yang sempat vieal di media sosial beberapa waktu lalu. Ketiganya masing-masing adalah V (19), pemeran wanita, A alias Raya, mantan suami V, dan satu lagi berinisial W salah satu pelanggan.    

Selain sudah menetapkan tiga orang tersangka, hingga saat ini polisi juga masih memburu dua orang lainnya yang terlibat dalam kasus video 'Vina Garut' tersebut yang identitasnya sudah diketahui.  

Tersangka A alias Raya sendiri dikabarkan meninggal dunia di rumahnya, Komplek Perumahan Al-Kautsar, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 03.00 Wib dinihari, dan telah dimakamkan pada pukul 12.40 WIB di tempat pemakaman umum (TPU) Sirnajaya yang berlokasi sekitar 500 meter dari tempat tinggalnya.  

Sedangkan dua tersangka lainnya, yaitu V dan W, sudah menjalani penahahan dan dititipkan di Rutan Garut.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA