Berkat Kolaborasi Muspika Majalaya Sukses Jaga Kesucian Idulfitri

Halo Polisi

Selasa, 11 Juni 2019 | 13:44 WIB

190611134514-berka.jpg

Engkos Kosasih

MUSYAWARAH pimpinan kecamatan (Muspika) Majalaya Kabupaten Bandung sukses mengamankan mencegah adanya gangguan keamanan sepanjang musim lebaran ini.

Setidaknya, Polsek Majalaya bersama jajaran Muspika berhasil mengamankan sejumlah orang yang ditengarai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Alhamdulillah, sejak malam takbiran Idulfitri 1440 Hijriah sampai saat ini tidak ada gangguan kamtibmas. Tidak ada kejadian yang tidak diharapkan," kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan melalui Kapolsek Majalaya Kompol H. Kurnia saat bersilahturahmi dengan Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Majalaya Ade Ruhyat dan jajarannya di Aula Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (11/6/2019).

"Tujuh warga yang diketahui dan diduga membawa sajam (senjata tajam) langsung diamankan dan digiring ke Polres Bandung. Kita mengambil langkah cepat, dalam upaya menciptakan situasi aman dan kondusif di lapangan," kata Kurnia.

Ia pun mengaku bersyukur selama perayanan Idulfitri sampai saat ini tidak ada tindakan kriminalitas berupa pemerasan yang berujung pada penganiayaan.

"Tidak ada kejadian, bagi kami sudah beruntung dan alhamdulillah," akunya.

Tak hanya itu, pada malam takbiran, Selasa (4/6/2019) malam lalu, sebanyak 50 personel gabungan dari Dalmas Polres Bandung dan Polsek Majalaya diturunkan di sejumlah titik keramaian Kota Majalaya untuk mencegah gangguan kamtibmas.

"Disiapkan 50 personel gabungan Dalmas Polres Bandung," kata H. Kurnia.

Sebelumnya, Polsek Majalaya juga menyita sebanyak 300 liter tuak siap edar.

Ia mengatakan, sebagai barang bukti hasil operasi pekat itu, polisi telah mengamankan satu unit mobil box dengan plat Nopol D 8291 WE.

"Di dalam mobil box itu berisi jeligen kosong dan 300 liter tuak di kios yang dijaga oleh Saudara Eri Hartono warga Kampung Sangkali," jelasnya.

Tak hanya itu, imbuh Kurnia, Polsek Majalaya telah mengamankan miras jenis tuak sebanyak 10 jeligen di kios milik Asep Saepudin masih warga Kampung Sangkali.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA