Polrestabes Bandung Gelar Lomba Anti Hoaks

Halo Polisi

Rabu, 9 Januari 2019 | 20:16 WIB

190109201843-polre.jpg

Remy Suryadie

UNTUK memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait berita hoaks di media sosial, Polrestabes Bandung menggelar lomba anti hoaks. Lomba ini untuk menekan berita-berita hoaks yang beredar di Kota Bandung, terutama jelang Pilpres dan Pileg 2019.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema kepada wartawan, Rabu (9/1/2019) mengatakan, gelaran lomba anti hoaks ini, Polrestabes bekerjasama dengan 'Baraya Kota' dan PT Telkom, dalam gelaran ini untuk menyadarkan masyarakat jika mendapatkan informasi yang tidak jelas sumbernya agar tidak disebarluaskan.

"Jadi saat deklarasi kemarin ada beberapa komunitas‎ yang sama-sama ingin memberantas hoaks. Sehingga kami adakan lomba anti hoaks ini, yang sudah dimulai sejak deklarasi kemarin,"jelas Irman.

Masih dikatakan Irman, nantinya akan ada penghitungan dari siapa yang paling banyak responnya dari para pengguna media sosial.

"Bentuk program anti hoaksnya bisa berupa tulisan, upload instagram, facebook, twitter dan lainnya," katanya.

Nantinya kata Irman setelah ditentukan siapa yang paling banyak merespon maka itulah yang menang. "Ini pun sebagai pembangkit semangat kepada masyarakat Kota Bandung agar bersama-sama menjaga Kota Bandung dari hoaks," katanya.

Selain itu kata Irman lomba anti hoaks ini, sebagai sarana pendidikan pula bagi masyarakat. "Ke depan agar masyarakat memiliki respon cepat jika mendapat berita-berita baru yang belum jelas asalnya," katanya.

Oleh karenanya Irman pun mengimbau pada masyarakat agar senantiasa melaporkan berita-berita yang tidak jelas asalnya ini. "Biar nanti kami klarifikasi berita yang masuk, jika ada masyarakat yang lapor. Apakah berita itu benar atau ternyata hoaks," ucapnya.

Tindakan tegas pun lanjut Irman akan dilakukan jika ada mereka yang akan mengeruhkan suasana di Kota Bandung lewat hoaks. "Polisi tidak segan-segan menangkap pelaku hoaks apalagi jika akibat hoaks ini mengakibatkan rusaknya kondusivitas Kota Bandung," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR