181107163908-9-ora.png

merdeka.com

Ilustrasi.

9 Orang Resmi Jadi Tersangka Pembakaran Kantor Polsek

Halo Polisi

Rabu, 7 November 2018 | 16:38 WIB

Wartawan: Dadang Setiawan

KEPOLISIAN Resor Aceh Tamiang menetapkan sembilan tersangka perusakan dan pembakaran Kantor Polsek Bendahara.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian, Rabu (7/11/2018), mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan dan identifikasi pelaku saat kejadian.

"Ada sembilan tersangka yang sudah ditetapkan dan mereka juga sudah dikeluarkan surat penahannya. Kepolisian juga sudah mengirim surat perintah dimulainya penyidikan atau SPDP kepada kejaksaan," kata Zulhir seperti dilansirkan Antara.

Ke sembilan tersangka yakni berinisial Ji (38), An (38), Sl (46), Zi (32), Sl (46), In (36), Md (26), In (35), RI (30). Mereka warga setempat di sekitar Kantor Polsek Bendahara, Aceh Tamiang.

Sebelumnya, masyarakat di sekitar Kantor Polsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, membakar dan merusak kantor polisi tersebut pada Selasa (23/10/2018).

Penyerangan kantor Polsek itu dipicu meninggalnya seorang tersangka narkoba jenis sabu-sabu beserta barang buktinya. Pascainsiden tersebut, Kapolsek Bendahara dicopot dari jabatannya.

Zulhir mengatakan, penetapan tersangka dibagi tiga kategori sesuai dengan perbuatannya. Yakni, sebagai pelaku perusakan, pelaku pembakaran, serta pelaku perusakan dan pembakaran.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka melakukan perusakan dan pembakaran Kantor Polsek Bendahara secara spontan. Awalnya mereka unjuk rasa, namun merasa tidak puas, sehingga melakukan perusakan dan pembakaran," katanya.

Menyangkut enam anggota Polsek Bendahara yang diduga menyalahi prosedur, sehingga menyebabkan kematian seorang tahanan, AKBP Zulhir Destrian menyebutkan, pemeriksaan dilakukan di Polda Aceh.

Enam Anggota Polsek saat ini dalam pemeriksaan di Ditreskrimsus dan Ditpropam Polda Aceh. "Jadi, terkait masalah itu, konfirmasikan ke Polda Aceh," ujarnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR