181010224739-polis.jpg

okezone

Polisi Buru Perampok Modus Pecah Kaca di Sukabumi

Halo Polisi

Rabu, 10 Oktober 2018 | 22:46 WIB

Wartawan: Dadang Setiawan

POLSEK Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memburu perampok dengan modus pecah kaca di Kampung Tenjoayu tepatnya di depan Alun-Alun Cicurug, Rabu (10/10/2018). Kejadian ini mengakibatkan korbannya merugi hingga Rp 200 juta.

"Kami masih menyelidiki kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil ini di RT 04/RW 01, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug dan kami masih memintai keterangan baik dari korban maupun sejumlah saksi di lokasi," kata Kapolsek Cicurug Kompol Simin A Wibowo di Sukabumi, Rabu.

Informasi yang dihimpun Antara, kasus ini bermula saat korban Krisdiana Gianti (40) bersama rekannya Leni berangkat dari pabrik PT Afixkogyo Indonesia menuju ke BCA Cicurug untuk mengambil uang tunai sebesar Rp 305 juta.

Uang tersebut dipergunakan untuk uang operasional perusahaan. Setelah uang dicair di BCA maka korban bersama temannya menuju BNI Cicurug dengan menggunakan kendaraan Toyota Yaris bernomor polisi F 1861 QZ berwarna putih.

Namun memilih parkir kendaraannya di Alun-Alun Cicurug berhubung lokasi BNI tidak ada lahan parkir .

Dari uang Rp 305 juta disetorkan ke BNI sebesar Rp105 juta dan sisanya senilai Rp200 juta ditinggal dalam mobil yang posisinya di bawah jok depan terbungkus plastik hitam .

Setelah selesai setor ke BNI korban kembali ke mobil dan diketahui kaca mobil depan sebelah kanan sudah pecah dan langsung memeriksa uang yang disimpan di bawah jok mobil tersebut sudah hilang.

Pencurian dengan modus pecah kaca ini pun sempat terekam kamera CCTV, tersangka yang menggunakan jaket hitam bolak-bolak memantau kondisi mobil korban dan secepat kilat memecahkan kaca mobil serta mengambil uang ratusan juta itu kemudian melarikan diri ke arah Bogor dengan menggunakan sepeda motor.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Sukabumi dan anggota polisi lainnya untuk memburu pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil tersebut," kata Simin.

Dari penggalan rekaman CCTV berdurasi 30 detik tersebut terlihat ada dua pelaku yang satu menunggu di atas motor dengan menggunakan helm sementara eksekutornya terlihat menggunakan topi dan jaket hitam.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR