180808114539-gelar.jpg

Remy Suryadie

Gelar Doa Bersama, Jajaran Polrestabes Bandung Lakukan Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Lombok

Halo Polisi

Rabu, 8 Agustus 2018 | 11:45 WIB

Wartawan: Remy Suryadie

POLRESTABES Bandung beserta seluruh Polsek, Rabu (8/8/2018),  secara serentak menggelar doa bersama dan penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Lombok.

Doa yang dimaksud, ialah sebagai bentuk dukungan moral dan rasa empati yang di berikan Polrestabes Bandung. Para anggota polisi ini, saling menunduk bersama, menanggahkan tangan, untuk memberikan kekuatan dari doa yang dikirimkan para anggota polisi, dengan bertujuan agar masyarakat di Lombok, agar diberikan ketabahan dan kesabaran, usai di guncang gempa.

Selain, berdoa bersama, para anggota polisi pun juga memberikan dukungan moril, dengan cara bersama-sama mengumpulkan dana untuk memberikan bantuan terhadap korban gempa lombok.

Doa bersama ini, merupakan inisiasi dari Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan gerakan kemanusiaan peduli Lombok.

"Kita tidak bisa bayangkan, bagaimana penderitaan korban gempa Lombok, banyak saudara-saudara kita yang mengalami luka, kehilangan harta benda bahkan nyawa," kata Hendro, usai apel.

Untuk itu, dirinya menginisiasi kegiatan ini, sebagai bentuk prihatin dan duka cita atas bencana yang tengah merundung warga Lombok. Hasil urunan yang tengah dikumpukan, nantinya akan dikirimkan untuk korban gempa di Lombok.

Selain menggalang dana terhadap para anggota polisi, masyarakat pun turut serta dalam gerakan kemanusian ini. Beberapa masyarakat yang tengah melakukan pengurusan SIM dan pengurusan lainnya, juga turut dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini juga serentak dilakukan di jajaran Polsek Polrestabes Bandung, untuk bersama memberikan dukungan moral," kata dia.

Seperti diketahui, Pulau Lombok, yang masuk provinsi Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu kemarin ini, di guncang gempa. Gempa terjadi dua kali, di pulau yang terkenal dengan wisata baharinya, tersebut.

Pertama gempa berkekuatan 5 SR, mengguncang pulau tersebut. Kedua, gempa berkuatan 7 SR, kembali menggucang Lombok kali ini. Gempa kedua ini, sempat berpotensi tsunami. Bahkan 105 orang diberitakan meninggal dunia. Ratusan orang pun mengalami luka.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR