Kerap Bawa Golok dan Resahkan Warga, Residivis Ini Diciduk Polisi

Engkos Kosasih

Kerap Bawa Golok dan Resahkan Warga, Residivis Ini Diciduk Polisi

Halo Polisi

Rabu, 6 Juni 2018 | 16:45 WIB

Wartawan: Engkos Kosasih

AS alias Robot alias Gorok alias Obet (23) warga Cikancung, Kabupaten Bandungdiringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Cikancung, Kabupaten Bandung, Rabu (6/6/2018). AS merupakan residivis dari berbagai kasus kejahatan ini dan baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan pada Februari lalu.

"Sikap dan kelakuan tersangka AS membuat resah warga sekitar. Warga takut ke luar rumah, karena tersangka AS sering membawa golok. Setelah AS diringkus polisi, warga pun kembali melaksanakan taraweh di bulan suci Ramadan ini dengan nyaman dan tenang," kata Kapolsek Cikancung AKP Ivan Taufiq, S.H., mewakili Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan, S.I.K., M.H., kepada wartawan di Mapolsek Cikancung, Rabu (6/6/2018).

Selain meringkus AS, polisi masih memburu Ceme, kawanan pelaku pencurian yang bersekongkol dengan AS saat melancarkan aksinya. "Ceme masih DPO (daftar pencarian orang)," katanya.

Ivan menjelaskan, kasus percobaan pencurian dengan kekerasan dan pemberatan yang dilakukan tersangka salah satunya di Kampung Gorowek, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Cikancung.

"Modus operandi yang dilakukan tersangka AS itu masuk ke rumah warga melalui atap genting. Bersamaan dengan itu,  orban/penghuni rumah melihat yang bersangkutan masuk ke dalam rumah. Pelaku pun kaget, kemudian menusukkan golok ke perut korban, Ai (34)," jelas Ivan.

Ivan mengatakan, korban pun menderita luka serius dan harus dirawat hingga lima jahitan selain melewati visum dokter di RSUD Cicalengka. Setelah itu, pelaku mencongkel kunci kontak motor Jupiter MX Nopol D 4451 ZAI warna hitam dan hijau milik korban yang ada di rumah korban.

"Kemudian, pelaku melarikan diri dan motor milik korban tak sempat dibawa kabur. Motor tersebut dijadikan barang bukti aksi percobaan pencurian tersangka AS," papar Ivan.

Polsek Cikancung pun terus melakukan pengembangan kasus pidana yang sebelumnya melibatkan tersangka AS. Pada bulan Maret  lalu, imbuh Ivan, tersangka AS sempat  melakukan tindak pidana pencurian pemberatan dengan cara membobol rumah warga di tempat lain.

"Membobol rumah warga itu, tersangka AS bersama temannya Ceme. Dalam pengembangan itu, polisi kembali mengamankan satu unit motor Suzuki Satria F," katanya.

Lebih lanjut Ivan mengatakan, dalam kesehariannya tersangka selalu membawa golok. Sehingga banyak warga yang ketakutan saat melihatnya, meski dalam keseharian pelaku selalu berada di kebun di Desa Mekarlaksana.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR